Jumat, 6 November 2026
Breaking
Berita Terkini

Gubernur Jateng: Bupati & Wali Kota Harus Kompak Wujudkan RPJMD 2025-2029

6 Mei 2025 · Tri Wahyudi

Ahmad Luthfi Tekankan Sense of Crisis dan Kolaborasi Antar-Kepala Daerah

Panselanews.com [SEMARANG] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta 35 bupati/wali kota dan wakilnya memiliki sense of crisis dan kekompakan dalam menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Hal ini disampaikan saat Musrenbang RPJMD di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin, 5 Mei 2025.

RPJMD Jateng 2025-2029 (Foto: Zulkarnain)

Luthfi menegaskan, bupati dan wali kota harus memiliki visi misi yang selaras untuk menyelesaikan persoalan daerah. β€œKalau cepat, jangan mendahului. Kalau berat, diangkat bersama,” katanya, menekankan kolaborasi tanpa ego sektoral. Musrenbang menjadi pedoman agar pembangunan tidak parsial.

Ia menyinggung pentingnya birokrasi yang melayani dan terbuka. Pimpinan boleh mendelegasikan tugas, tetapi tanggung jawab tetap di tangan mereka. Luthfi juga meminta komunikasi dengan bawahan menggunakan bahasa lapangan yang solutif, sembari menjaga keterbukaan publik.

Musrenbang tingkat provinsi ini didahului oleh Musrenbang di tujuh karesidenan Jateng, memastikan sinkronisasi pembangunan. Fokus 2025 adalah infrastruktur jalan, pendidikan, dan pangan. Pada 2026, Jateng ditargetkan memperkuat swasembada pangan nasional, diikuti pengembangan pariwisata.

Luthfi menekankan kolaborasi antarwilayah untuk kesejahteraan masyarakat dan penurunan kemiskinan. Ia mencontohkan ketergantungan air Solo dari Klaten dan pasokan pangan Semarang dari Kendal. β€œTak boleh ada bupati jalan sendiri, pembangunan harus terintegrasi,” tandasnya.