Sabtu, 7 November 2026
Breaking
Jawa Timur

Pasar Malam Ramadhan – Lebaran 2026 di Alun-Alun Prioritaskan Pedagang Lokal Ponorogo

8 Maret 2026 · Wulan

PanselaNews.com [PONOROGO] – Pedagang lokal masih mendominasi gelaran pasar malam di Ponorogo yang menandai datangnya Idul Fitri setiap tahun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkum) memberi prioritas kepada pelaku usaha lokal untuk mengisi stand di alun-alun tersebut. 

 

“Kami utamakan pedagang lokal mengisi stand-stand yang ada. Kalau masih tersedia tempat, pedagang dari luar Ponorogo dapat ikut bergabung. Prioritas tetap diberikan kepada pedagang lokal,” kata Kepala Dispeedagkum Ponorogo, Ringga Dwi Heri Irawan dilansir dari laman ponorogokab.go.id. 

 

Tersedia stand berukuran 2×2 meter bagi pedagang dan 10×10 meter untuk wahana permainan. Ringga memprediksi jumlah pemakai stand tidak terpaut jauh dibandingkan pasar malam Lebaran tahun lalu. Rasio antara pedagang lokal dan pedagang luar daerah di kisaran 70 persen berbanding 30 persen. 

 

“Memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi pedagang lokal untuk berpartisipasi dan merasakan manfaat ekonomi dari kegiatan ini,” imbuh Ringga.

 

Ringga menyadari gelaran pasar malam di Alun-Alun Ponorogo yang berlangsung mulai 5 Maret hingga 4 April 2026 menjadi masa panen rezeki bagi para pedagang. Tingkat kunjungan pun tinggi, sebab mayoritas warga Ponorogo merasa belum merayakan Lebaran tanpa datang ke alun-alun.

 

“Harapannya UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) ikut tumbuh bersamaan perputaran roda ekonomi yang meningkat,” ungkap Ringga.

 

Rangga juga berharap target pendapatan asli daerah (PAD) dari hiruk-pikuk gelaran pasar malam di Alun-Alun Ponorogo tercapai. Setidaknya menyamai capaian dari event yang sama pada tahun sebelumnya.

 

Sumber PAD itu berasal dari sewa stand awal, retribusi harian dengan hitungan perkalian per luasan stand. Serta retribusi parkir.

 

Ringga menegaskan bahwa pemerintah daerah bukan sedang berbisnis dengan masyarakatnya dari event Pasar Malam Ramadhan – Lebaran 2026. Namun, menyediakan sarana hiburan keluarga berupa aneka wisata kuliner, produk UMKM, serta wahana permainan. 

 

“Menjadi penggerak ekonomi daerah, khususnya bagi para pelaku usaha lokal di Ponorogo,” pungkasnya.