Sabtu, 7 November 2026
Breaking
Berita Terkini

Gagah! Bupati Trenggalek Kenakan Pakaian Adat Suku Asmat Dalam Peringatan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026 · Sarno Kenes

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar upacara pengibaran bendera pusaka dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara pengibaran bendera pusaka ini dilaksanakan di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Kekhidmatan nampak terlihat dari peserta dan petugas yang mengikuti jalannya upacara. Lebih-lebih Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) juga sukses mengibarkan bendera merah putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini.

Mas Ipin dan Istri Kompak Kenakan Pakaian Adat Suku Asmat

Dresscode dalam pengibaran bendera dalam HUT ke-81 ini adalah  pakaian adat Nusantara. Sementara Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan istri Novita Hardini Mochamad kompak memakai pakaian adat Suku Asmat, suku terbesar di Kepulauan Papua. Keduanya terlihat gagah dan cantik mengenakan pakaian ini.

Bupati Trenggalek dalam kesempatan itu menyampaikan “ini pakaian Suku Asmat, suku terbesar di Kepulauan Papua. Menyebar di daerah pesisir hingga pegunungan. Jadi ini kita pakai,” katanya.

Sementara itu terkait dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI sendiri Mas Ipin menambahkan “di setiap-setiap 17 agustus kita merayakan dengan gegap gempita, dengan kegembiraan. Tetapi sebagai pribadi kita juga tidak boleh lupa bahwa pasca 17 agustus 1945, bangsa ini tidak serta merta mencapai kemudahan-kemudahan,” imbuh kepala daerah muda itu.

Kita masih menghadapi, lanjutnya menambahkan beberapa agresi, beberapa pemberontakan dan sebagainya. Itupun sebagai cermin bahwa tidak boleh kita mengatakan kita merdeka kok masih begini-begini saja. Karena dulupun. Ketika Indonesia merdeka kita masih harus menghadapi perjuangan-perjuangan yang tidak selesai. Apakah itu di jalur diplomatik ataupun di jalur perjuangan bersenjata.

“Kali ini tentunya saya sebagai pemerintah juga memiliki tekad untuk terus berjuang mengupayakan total agar kemerdekaan 100% yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat bisa tercapai,” tandas. Bupati Trenggalek.

HUT Kemerdekaan RI, Bupati Trenggalek Berikan Remisi 168 Warga Binaan Rutan Kelas IIB Trenggalek, 6 Orang Langsung  Bebas

Angin segar diraskan 168 warga binaan Ritan Kelas II B Trenggalek, Pasalnya mereka mendapatkan potongan masa tahanan, remisi dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Dari total 168 warga binaan yang mendapatkan remisi ini 5 diantaranya adalah perempuan.

Ada 12 penerima Remisi Umum II, dalam peringatan HUT Kemerdekaan ini. 6 orang diantaranya langsung bebas dan  6 orang lainnya masih menjalani subsider atau pidana denda.  Remisi untuk 6 orang yang dinyatakan bebas ini diserahkan langsung oleh Bupati Trenggalek di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi secara Daring Lanjut Tinjau Bedah Rumah, Anjangsana Veteran RI dan Bagi Sembako Warga Terdampak Pembangunan Bendungan Bagong di Huntara

Usai melaksanakan upacara bendera di Halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, penyerahan remisi dan bantuan sembako kepada anggota Legiun Veteran Trenggalek,  Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin bersama jajaran Forkopimda Trenggalek mengikuti upacara detik-detik Proklamasi secara daring di Gedung Smart Center Trenggalek.

Kemudian acara dilanjutkan dengan meninjau pelaksanaan bedah rumah Hasan Ashari warga Cengkong RT 17, RW 03 Kelurahan Tamanan. Ada raut kegembiraan dari Hasan karena rumah yang dulunya dari bilik bambu dan tidak layak huni menjadi hunian yang lebih layak huni, karena Hasan mendapatkan program 17 bedah rumah di Hari Kemerdekaan RI yang merupakan sinergitas Pemkab Trenggalek bersama Baznas, TNI-Polri dan warga masyarakat sekitar. Bedah 17 rumah di hari Kemerdekaan RI ini sudah menjadi tradisi di Kabupaten Trenggalek.

Masih rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, dari bedah rumah ini rombongan Bupati Trenggalek bersama Forkopimda Trenggalek melakukan anjangsana kebeberapa veteran  di Trenggalek. Terakhir Mas Ipin dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sembako untuk warga terdampak pembangunan Dam Bagong di Hunian Sementara (Huntara).

Editor: Sarno Kenes