Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Mar 2024 18:49 WIB

BPBD Trenggalek Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi Pesisir Selatan


					BPBD Trenggalek Imbau Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi Pesisir Selatan Perbesar

Panselanews.com,Trenggalek –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, mengimbau nelayan di daerah itu agar mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter yang berpotensi terjadi pada 14-17 Maret merujuk rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Kami imbau para nelayan, termasuk yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu waspada,” kata Kepala BPBD Trenggalek Triadi Atmono seperti dilansir dari Antara, Jumat (15/3/2024).

Dalam pernyataannya, Triadi menyarankan agar nelayan sementara tidak melaut. Hal ini mengingat risiko dan hambatan berlayar melawan arus laut yang diiringi fenomena gelombang pasang dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA  Menteri Nusron Minta Tata Ruang Provinsi Tak Ganggu Lahan Sawah

Saat ini, menurut Triadi, fenomena air pasang disertai gelombang tinggi telah menyebabkan banjir rob di hampir semua kawasan pesisir selatan Kabupaten Trenggalek.

Banyak objek wisata rusak dan kios/warung di objek-objek wisata porak-poranda.

Ia mengatakan banjir rob telah membuat hampir semua aktivitas nelayan dan warga pesisir terganggu.

“Kondisi ini juga termasuk wilayah perairan Trenggalek. Kemarin, Pantai Konang terjadi banjir rob hingga merusak beberapa kios atau warung milik warga di sekitar bibir pantai,” ujar Triadi Atmono

BACA JUGA  ASN Pemprov Jateng Diawasi Ketat Saat WFH, Presensi Berbasis Koordinat Dipantau BKD

Berkaca dari fenomena itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi berkala bersama petugas gabungan.

Langkah itu dilakukan untuk meminimalisir insiden kecelakaan laut seiring potensi gelombang tinggi yang melanda wilayah selatan Jawa.

“Kami terus lakukan sosialisasi kepada kelompok-kelompok nelayan untuk selalu berhati-hati dan melengkapi standar keamanan melaut seperti memakai pelampung,” kata Kapolairud Prigi Trenggalek Aipda Maryanto.

Ia juga mendorong seluruh nelayan untuk selalu berkomunikasi dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Prigi saat melaut.

Selain soal legalitas pencarian ikan, langkah itu untuk meminimalisir terjadinya insiden kecelakaan laut.

BACA JUGA  Hasil Kualifikasi Piala Asia 2027: Timnas Indonesia U20 vs Australia Skor 2-0: Garuda Muda Lolos ke Piala Asia!

“Kalau kapal besar 30 GT ke atas pasti lewat situ. Kalau yang kapal-kapal kecil belum tentu, karena ada yang berangkat dari Pantai Cengkrong Pantai Karanggongso, tidak satu pintu,” katanya.

Selain itu, Polairud Prigi juga meminta wisatawan agar selalu berhati-hati dan waspada dan sementara waktu agar tidak berenang.

Ia bakal terus melakukan patroli berkala dan memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati.

“Kemudian memantau informasi cuaca yang disampaikan pemerintah secara berkala sehingga antisipasi dini bisa dilakukan,” katanya. (Sar)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini