Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 6 Sep 2026 06:17 WIB

Hafal Al-Qur’an di Usia Belia, Wagub Taj Yasin Beri Tali Asih 41 Anak di Pati


					Hafal Al-Qur’an di Usia Belia, Wagub Taj Yasin Beri Tali Asih 41 Anak di Pati Perbesar

 

 

PanselaNews.com [PATI]– Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan tali asih (bisyaroh) kepada 41 anak yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, dalam Haflah Khotmil Qur’an XVI, Pondok Pesantren Al-Qur’an Tahfidzul Qur’an (PPATQ) Raudlatul Falah Bermi, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Sabtu,5 September 2026.

Sebanyak 41 anak tersebut terdiri atas 11 putra dan 30 putri. Mereka berhasil menyelesaikan hafalan pada usia yang masih belia. Peserta termuda berusia sembilan tahun, sedangkan rata-rata berusia sekitar 11 tahun.

BACA JUGA  Kapolda Jateng Raih Suara Tertinggi Dalam Polling Bacagub Jateng

Taj Yasin mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan anak-anak menyelesaikan hafalan di usia belia, menjadi bekal positif untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan kemampuan mereka di bidang lain.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini berharap, capaian tersebut tidak membuat para santri berhenti belajar. Justru, kemampuan yang telah diperoleh perlu menjadi pijakan, untuk melanjutkan pendidikan sesuai minat dan potensi masing-masing.

Taj Yasin mengambil contoh perjalanan Imam Syafi’i yang telah menghafalkan Al-Qur’an sejak usia tujuh tahun. Setelah itu, proses belajarnya terus berlanjut dengan mempelajari bahasa, hingga kemudian mendalami fikih.

BACA JUGA  KPU dan Bawaslu Pantau PSU Pilkada Magetan 2024 di Empat TPS, Proses Lancar

“Khatam Al-Qur’an bukan capaian akhir. Ini adalah permulaan. Masih banyak yang perlu dipelajari,” ujarnya.

Wagub berharap, proses belajar mengajar di pesantren tidak sekadar untuk menguasai ilmu, tetapi juga membentuk karakter baik para santri. Karena itu, peran pendidik tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga membimbing anak dalam mengembangkan sikap dan kepribadiannya.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin secara langsung menyerahkan tali asih kepada para penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi atas capaian mereka. Pemberian tali asih tersebut merupakan bagian dari perhatian Pemprov Jateng terhadap anak-anak yang memiliki prestasi di bidang keagamaan.

BACA JUGA  Dittipidsiber Tangkap Pelaku Video Deepfake Presiden Prabowo dan Pejabat Negara Lainnya

Program tali asih diberikan kepada para penghafal Alqur’an di Jawa Tengah. Hal ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus dorongan, agar mereka terus mengembangkan kemampuan dan pendidikannya. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini