Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 2 Sep 2026 06:57 WIB

Ribuan Atlet Muda di Jateng Berburu Tiket Menuju Ajang Nasional


					Ribuan Atlet Muda di Jateng Berburu Tiket Menuju Ajang Nasional Perbesar

 

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan, Popda merupakan pijakan penting untuk menyiapkan atlet menuju Popnas.

 

FOTO: Popda Jateng 2026 resmi dibuka di GOR Jatidiri Semarang, Selasa (1/9/2026). (Diskomdigi Jateng)

PanselaNews.com [SEMARANG] – Sebanyak 9.010 orang dari 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah (Jateng) meramaikan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2026. Ribuan pelajar ini bukan sekadar berebut medali, tetapi juga memburu tiket menuju ajang nasional.

Popda Jateng 2026 resmi dibuka di GOR Jatidiri Semarang, Selasa (1/9/2026) sore. Ajang yang mengusung tema “Tingkatkan Tradisi Prestasi” itu, berlangsung dari 1- 6 September 2026.

Total peserta 9.010 orang, terdiri dari 7.515 orang atlet meliputi atlet SD 1.647 orang; atlet SMP 2.335 orang; dan atlet SMA 3.533 orang, serta sisanya pelatih dan ofisial dari 35 kabupaten/kota. Mereka akan bertanding pada 23 cabang olahraga (cabor), dengan memperebutkan 522 medali emas, 522 perak, dan 740 perunggu.

BACA JUGA  Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Baliho di Depan SPBU Ngadirojo Wonogiri

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jateng, Aria Chandra Destianto mengatakan, Popda menjadi ajang untuk mengukur hasil pembinaan olahraga di masing-masing daerah, sekaligus menjaring bibit atlet potensial.

“Menjaring atlet-atlet berbakat untuk dikembangkan menjadi atlet nasional berprestasi, yang dapat berkancah di tingkat nasional bahkan internasional di masa depan,” kata Aria, saat pembukaan Popda.

Menurutnya, Popda juga menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga pelajar yang berjenjang. Atlet terbaik nantinya diproyeksikan memperkuat tim Jateng pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan, Popda merupakan pijakan penting untuk menyiapkan atlet menuju Popnas. Pada Popnas sebelumnya, Jateng berhasil menjadi juara dua nasional.

“Adik-adik kita ini adalah bibit-bibit unggul yang kita ciptakan untuk membawa harum nama Jawa Tengah,” ujar Luthfi, saat membuka Popda.

Gubernur juga meminta pertandingan berlangsung profesional dan sportif. Menurutnya, olahraga bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung para pelajar.

BACA JUGA  Ibu Iriana Jokowi Buka Acara HUT Ke-44 Dekranas di Solo

“Olahraga merupakan alat pemersatu bangsa, tidak mengenal suku, ras, daerah, agama dan lain sebagainya,” katanya.

Menariknya, Popda tahun ini menjadi salah satu penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbesar. Pertandingan digelar di sejumlah venue, antara lain GOR Jatidiri, Manunggal Jati, serta lokasi di Kendal dan Pati.

Dari 23 cabor yang dipertandingkan, taekwondo dan menembak menjadi dua cabang yang mendapat sorotan. Pada Popnas 2025, kedua cabor tersebut turut menyumbang medali emas untuk Jawa Tengah.

Salah satu peserta Aurelia Kayla Yudanta, atlet bola basket dari kontingen Karanganyar. Kayla dan timnya datang ke Popda 2026 dengan persiapan intensif.

“Untuk tim Karanganyar persiapan kita itu dengan latihan intensif, latihan tiap minggu, memprogram latihan juga, lalu kita juga menyiapkan program-program lain seperti fisik dan latihan lainnya,” kata Kayla.

Namun Kayla tak mau memasang target muluk. Ia memilih satu per satu tahapan untuk dilewati.

BACA JUGA  Pemkab Trenggalek dan PT SMI Tanda Tangani Akta Pembiayaan Beberapa Infrastruktur

“Target sih belum besar-besar, yang penting kita bisa lolos grup dulu, bisa masuk semifinal dulu,” ujarnya.

Bukan tanpa modal. Kontingen basket Karanganyar sebelumnya meraih posisi kedua dalam kejuaraan tingkat Karesidenan. Prestasi itu juga berhasil dipertahankan pada tahun sebelumnya.

“Untuk emas belum, baru sampai perak,” kata Kayla.

Meski begitu, kepercayaan dirinya cukup tinggi. Dia menyebut tim Karanganyar memiliki keyakinan sekitar 80 persen, untuk tampil maksimal di Popda tahun ini.

Sementara itu, target berbeda datang dari tim basket Popda Kota Pekalongan. Para pemain muda itu tak ragu memasang ambisi tinggi.

“Kita latihan serius, niat biar ngeraih target yang kita mau. Biar dapat yang terbaik,” ujar salah satu atlet Nasita Bawazier, didampingi anggota timnya.

Ketika ditanya soal peluang melaju hingga Popnas, jawabannya pun tegas.

“Optimis sekali. 100 persen yakin juara satu,” ungkapnya. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini