Tanah longsor di Dusun Sukorejo, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Tulungagung. (Foto: Istimewa)
PanselaNews.com [TULUNGAGUNG]–Longsornya plengsengan dinding penahan jalan di ruas jalan Sendang – Candi Penampihan atau tepatnya di Dusun Sukorejo, Desa Geger, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung dikeluhkan oleh warga setempat.
Kondisinya semakin mengkhawatirkan, apalagi sudah memasuki musim penghujan. Selain membahayakan pada warga sekitar, juga membahayakan bagi pengguna jalan.
Hampir dua bulan warga menunggu perbaikan dari instansi terkait, namun belum terlihat adanya tanda-tanda perbaikan, meski kerusakan berpotensi membuat jalan amblas sewaktu-waktu.
“Kalau ini terus-menerus dibiarkan atau tidak segera ada perbaikan, maka jalan itu akan terancam putus,” kata Hadi Santoso warga setempat, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Pasalnya, kata Hadi Santoso menambahkan, “jalan beton di lokasi plengsengan yang longsor itu sewaktu-waktu bisa ambrol, Sebab, plengsengan yang mulai longsor itu akan memudahkan air hujan terus menggerus plengsengan penahan jalan tersebut,” ujarnya.
Ia meminta kepada pihak dinas terkait yang membidanginya untuk dapat segera melakukan penanganan pada ruas jalan yang mengalami longsor tersebut.
Ia berharap, ruas jalan yang longsor tersebut segera dilakukan penanganan, karena dikhawatirkan longsor itu akan bertambah parah.
“Itu terjadi sejak beberapa bulan yang lalu, kalau tidak segera dilakukan penanganan maka longsor itu bisa terus bertambah parah dan bisa menghambat pengguna jalan,” ungkapnya, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Kepala Desa Geger, Jumari, membenarkan telah terjadi longsor pada ruas jalan yang berstatus milik Kabupaten, dan itu sudah disampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Tulungagung melalui Kantor Kecamatan Sendang.
“Sudah kami laporkan kejadian longsor di ruas jalan kabupaten ke Dinas PUPR Tulungagung melalui pihak kecamatan,” ujarnya.
Jumari juga menyampaikan untuk kedalaman longsor sekitar 10 meter dan panjang 30 meter. Peristiwa yang mengakibatkan ruas jalan longsor tersebut dapat segera dilakukan penanganan oleh Pemkab Tulungagung melalui dinas terkait yang menanganinya.
“Semoga kejadian longsor ini bisa cepat tertangani, karena khawatir terhadap pengguna jalan baik pengendara roda dua maupun roda empat, apa lagi sudah memasuki musim penghujan,” tutupnya.
Editor: Sarno Kenes
