Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 29 Jan 2026 19:47 WIB

Tinggalkan Gaya Komunikasi Kaku, Polda Jateng Tingkatkan Kemampuan Public Address Personel


					Tinggalkan Gaya Komunikasi Kaku, Polda Jateng Tingkatkan Kemampuan Public Address Personel Perbesar

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Polda Jawa Tengah terus mendorong perubahan pola komunikasi pelayanan publik agar lebih humanis dan dekat dengan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kemampuan Public Address dan Informasi Pelayanan Masyarakat Tahun 2026 yang digelar Ditbinmas Polda Jateng di Kota Semarang pada Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh Pejabat Utama Polda Jateng dan Kapolres jajaran, dengan menghadirkan pelatih dari kalangan praktisi media dan akademisi komunikasi, yakni Budi Zulkifli (TVOne) serta Swita Amalia Hapsari, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

BACA JUGA  Jelang HUT ke-81 RI, Polres Wonogiri Ziarah ke Makam Pahlawan

Mewakili Kapolda Jawa Tengah, Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Latif Usman menegaskan bahwa Polri perlu meninggalkan pola komunikasi yang kaku dan berjarak. Menurutnya, cara bertutur dan menyampaikan imbauan di ruang publik sangat menentukan bagaimana masyarakat merasakan kehadiran Polri.

“Sudah saatnya kita meninggalkan gaya komunikasi yang kaku. Gunakan bahasa yang nyaman dipandang, mudah dipahami, dan dapat diterima semua kalangan, Tidak boleh ada lagi bahasa yang terkesan mengintimidasi,” tegas Wakapolda.

Ia menambahkan, sistem Public address merupakan wajah pertama Polri yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pilihan kata, intonasi, dan sikap petugas di lapangan akan menentukan apakah masyarakat merasa dilayani, ditenangkan, dan dilindungi, terutama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 saat arus mudik dan balik Lebaran.

BACA JUGA  Menteri AHY Tetap Fokus Kejar Target PTSL untuk Hadirkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

“Pelayanan yang tulus dan empatik akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Dari situlah kepercayaan akan tumbuh,” ungkapnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Artanto, menekankan bahwa peningkatan kemampuan public address berpengaruh langsung terhadap persepsi publik terhadap Polri. Komunikasi yang jelas, ramah, dan konsisten dinilai mampu membantu masyarakat memahami kebijakan serta langkah kepolisian secara utuh.

BACA JUGA  22 Personil Polres Wonogiri Diganjar Penghargaan: Termasuk Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Dusun Brubuh

“Kehumasan Polri berperan menjaga kepercayaan publik dengan menghadirkan informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipercaya,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, Polda Jawa Tengah berharap personel semakin siap berkomunikasi secara humanis di lapangan. Dengan pelayanan yang tulus dan komunikasi yang tepat, kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan sebagai penegak hukum, tetapi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang benar-benar memberi rasa aman.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini