Jumat, 6 November 2026
Breaking
Berita Terkini

Investasi Jateng Tembus Rp21,8 T, CJIBF 2025 Dorong Ekonomi Hijau

6 Mei 2025 · Tri Wahyudi

Ahmad Luthfi: Jateng Jadi Magnet Investasi dengan Infrastruktur Kuat

Panselanews.com [SEMARANG] – Jawa Tengah mencatat realisasi investasi Rp21,848 triliun pada triwulan I 2025, menurut Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Gubernur Ahmad Luthfi menyebut Jateng sebagai magnet investasi berkat keamanan, perizinan terintegrasi, dan infrastruktur memadai. Pernyataan ini disampaikan pada Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2025 di Hotel Tentrem, Semarang, Senin, 5 Mei 2025.

Jateng tarik investasi Rp21,8 T di triwulan I 2025. CJIBF 2025 dorong ekonomi hijau, serap 97.550 pekerja. Infrastruktur kuat! (Foto: Zulkarnain)

Investasi terdiri dari Rp14,08 triliun penanaman modal asing (PMA) dan Rp7,26 triliun penanaman modal dalam negeri (PMDN), dengan 20.431 proyek dan 97.550 tenaga kerja terserap. Sektor padat karya seperti alas kaki dan tekstil mendominasi PMA, sedangkan PMDN fokus pada kawasan industri dan makanan.

CJIBF 2025 menjadi platform sinergi pemerintah dan pelaku usaha, memfasilitasi kerja sama antarperusahaan, wilayah, dan negara. Forum ini mendukung investasi inklusif dan berkelanjutan, dengan tema “Connecting Heritage Business and Investment for Green and Sustainable Growth” untuk mewujudkan swasembada pangan dan energi.

Faktor pendukung investasi meliputi infrastruktur seperti Tol Semarang-Demak, Pelabuhan Tanjung Emas, dan Bandara Ahmad Yani yang kembali berstatus internasional. Kawasan industri seperti KEK Kendal dan Batang, serta UMK kompetitif, juga memperkuat daya saing Jateng.

Kepala BI Jateng, Rahmat Dwisaputra, menyebut investasi sebagai pilar ekonomi dengan kontribusi 30,53% terhadap PDRB 2024. CJIBF dan UMKM Gayeng 2025 diharapkan melampaui transaksi Rp12 miliar tahun lalu, mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan kesejahteraan masyarakat Jateng.