Aksi Damai di Simpang Lima Tugu Bung Karno, Wonogiri, Dihadiri Puluhan Massa dan Elemen Ormas
PanselaNews..com, Wonogiri – Aliansi Masyarakat Wonogiri menggelar aksi damai untuk mendukung revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Aksi ini dimulai dengan titik kumpul di Alun-alun depan Kantor DPRD Kabupaten Wonogiri, kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki menuju Simpang Lima Tugu Bung Karno, Kecamatan Wonogiri, Jawa Tengah. Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi ini menyuarakan dukungan mereka terhadap profesionalisme TNI dan perannya dalam menjaga kedaulatan negara.

Aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung tertib dan aman, dengan pengawalan ketat dari personel Polres Kabupaten Wonogiri. Momentum mudik Idul Fitri turut menambah perhatian masyarakat terhadap aksi ini, mengingat Wonogiri merupakan salah satu kantong pemudik. Beberapa elemen ormas di Kabupaten Wonogiri juga turut hadir, menunjukkan solidaritas mereka dalam mendukung revisi UU TNI.
Koordinator aksi, Supar ‘Gopar’, dalam orasinya menegaskan bahwa dukungan terhadap UU TNI bukan sekadar kepentingan kelompok, tetapi bagian dari upaya menjaga stabilitas negara. “Kami hadir di sini sebagai masyarakat yang peduli terhadap peran TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa,” ujarnya. Deklarasi dukungan penuh terhadap revisi UU TNI juga dibacakan, menegaskan komitmen untuk menjaga empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
Baca juga: Kelompok Laskar Talijiwo Gelar Aksi Protes Spontan, Tuntut Revisi Peraturan Bupati Wonogiri
Para peserta aksi juga menyatakan bahwa revisi UU TNI harus dilihat sebagai langkah strategis untuk memperkuat institusi pertahanan negara. “TNI adalah bagian dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat. Kami mendukung sepenuhnya segala kebijakan yang memperkuat TNI dalam menjalankan tugasnya,” tambah Tony, salah satu perwakilan peserta. Aksi ini diakhiri dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, menandakan semangat persatuan dan nasionalisme yang tinggi.
