Jumat, 6 November 2026
Breaking
Trenggalek

Bupati “Mas Ipin” Lega, UGM Berkomitmen Bantu Trenggalek Tanpa Merusak Alam.

22 September 2025 · panselanews

Kunjungan ke Fakultas Teknik UGM menghasilkan komitmen kuat untuk kolaborasi pembangunan berkelanjutan dan penolakan pada industri perusak lingkungan.

Panselanews.com [YOGYAKARTA] – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa Mas Ipin, melakukan kunjungan penting ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Sabtu (20/9/2025). Lawatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan field trip Departemen Geologi UGM bersama PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) ke Desa Ngepeh beberapa hari sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, Mas Ipin beserta jajaran disambut hangat oleh Dekan FT UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., beserta para guru besar. Agenda utama diskusi adalah membahas isu konservasi lingkungan dan arah pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek.

“Saya silaturahim dan bahasanya Tabayyun (klarifikasi) dan saya senang mendengar langsung bahwa UGM tidak memiliki kerjasama langsung dengan PT SMN,” ujar Bupati Mochamad Nur Arifin usai pertemuan.

Lebih jauh, Mas Ipin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena FT UGM justru memiliki perhatian besar pada isu lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkab Trenggalek terhadap target net zero carbon 2045 dan inisiatif perdagangan karbon yang sedang dirintis.

“Beliau (Prof Selo) malah sangat ingin menjadi bagian dari bagaimana memuliakan masyarakat Trenggalek tanpa harus merusak, tanpa harus dengan industri yang ekstraktif,” lanjutnya menegaskan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Trenggalek juga menerima banyak masukan berharga dari para profesor dan pakar di FT UGM. Masukan tersebut berupa potensi penelitian dan kajian yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat Trenggalek.

“Jadi saya sudah lega mendengar itu, orang pinter itu tidak banyak dan UGM salah satu tempat ekspertis yang highly respected jadi tolong lah bantu saya memakmurkan masyarakat saya dan beliau berkenan menjadi mitra,” tegas Mas Ipin.

Bupati menegaskan bahwa sejak awal pihaknya tidak pernah mempersoalkan kegiatan akademik murni seperti field trip. Namun, ia dengan tegas menolak jika ada pihak yang mencoba menjalin kerja sama operasional dengan perusahaan yang berniat mengeksploitasi Trenggalek melalui cara-cara ekstraktif yang merusak.

Ia menambahkan bahwa dalam Forum Konsultasi Publik penetapan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terbaru, Pemerintah Daerah dan DPRD telah bersepakat bulat untuk mengedepankan prinsip ekonomi regeneratif yang memulihkan lingkungan.

“Jadi saya sadermo mengemban Amanat itu dalam rangka menjaga pembangunan berada dalam koridor yang kita sepakati bersama,” pungkas Bupati Mas Ipin.

Kolaborasi antara Pemkab Trenggalek dan FT UGM ini diharapkan dapat menjadi model baru dalam pembangunan daerah, di where kearifan akademik dari kampus terkemuka dapat diimplementasikan langsung untuk memakmurkan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.(*)