Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 4 Mei 2025 14:38 WIB

Candi Sukuh, Misteri Spiritual Jawa di Lereng Gunung Lawu   


					Candi Sukuh, Misteri Spiritual Jawa di Lereng Gunung Lawu    Perbesar

Candi Sukuh Simbol Unik dan Pesan Manunggal dengan Tuhan  

PanselaNews.com [KARANGANYAR] – Candi Sukuh, terletak di lereng selatan Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, memikat pengunjung dengan keunikan arsitektur dan simbolismenya. Berbeda dari candi Hindu atau Buddha, candi ini menampilkan relief dan patung yang mencerminkan spiritualitas asli Jawa, bebas dari pengaruh budaya arus utama pada masanya.

BACA JUGA  Modus Guru Silat di Wonogiri Cabuli 7 Muridnya, Berikan Pijat Terapi

Candi Sukuh dibangun pada 1437 Masehi (1359 Saka), memiliki sengkalan memet di gapura utama bertuliskan “Gapuro Butho Amban Wong”. Tulisan ini menyimpan makna filosofis: angka 1 melambangkan pertemuan jiwa dengan Tuhan, 3 untuk tiga tingkatan kesempurnaan, 5 untuk pengendalian indera, dan 9 untuk sembilan lubang tubuh.

Pesan spiritual candi ini menekankan perjalanan batin menuju manunggal dengan Tuhan di dalam diri, bukan mencari Tuhan di luar seperti dalam agama mainstream. “Manungaling kawulo gusti” menjadi inti ajaran, di mana manusia menyatu dengan sinar Ilahi dalam kesadaran dan jiwanya.

BACA JUGA  Pudji Prasetijanto Hadi Resmi Jabat Sekjen Kementerian ATR/BPN, Minta Dukungan Dalam Mengemban Amanah

Relief dan patung di candi, yang kerap dianggap eksentrik atau “memalukan”, sebenarnya menyimpan simbolisme mendalam tentang pengendalian nafsu dan pencarian kesucian batin.

Pengunjung diajak melihat melampaui bentuk fisik untuk memahami nilai spiritual Jawa yang otentik.  Keunikan Candi Sukuh menjadikannya destinasi wisata sejarah dan spiritual yang wajib dikunjungi.

BACA JUGA  Kapolres Trenggalek Harap Kejuaraan Bulu Tangkis Jadi Agenda Rutin Tahunan

Dengan panorama Gunung Lawu sebagai latar, candi ini mengajak wisatawan merenungi makna hidup dan hubungan manusia dengan Sang Pencipta dalam cara yang sangat personal. (*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini