Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 5 Sep 2026 08:17 WIB

Hingga Agustus 2026, Jateng Catat 615 Kejadian Kebakaran, Kapasitas Relawan Diperkuat


					Hingga Agustus 2026, Jateng Catat 615 Kejadian Kebakaran, Kapasitas Relawan Diperkuat Perbesar

 

FOTO: Apel Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personel Relawan Kebencanaan, di Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (4/9/2026). (Dok.Ist)

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Kejadian bencana, seperti kebakaran lahan, masih mengancam saat musim kemarau seperti sekarang. Karenanya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kapasitas personel relawan kebencanaan di wilayahnya, agar mampu merespon cepat saat ada kejadian bencana.

Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, peningkatan kompetensi relawan penting, agar mereka mampu mengambil langkah cepat dan tepat ketika terjadi bencana.

“Kami mengapresiasi dan sangat support kegiatan peningkatan kapasitas teman-teman relawan. Ini menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah, agar kalau ada kebencanaan, penanganannya bisa lebih cepat,” ujar Sumarno, saat mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, dalam kegiatan Apel Pelatihan Peningkatan Kapasitas Personel Relawan Kebencanaan, di Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Penggaron, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat,4 September 2026.

BACA JUGA  Aparat Gabungan Gelar Ramp Check Bus di Terminal Giri Adipura Wonogiri, Ada Yang Tak Laik

Menurut Sumarno, kecepatan penanganan bencana memerlukan kompetensi yang teruji dari para relawan di lapangan. Kecepatan tindakan dinilai berbanding lurus, dengan meminimalkan dampak kerugian materiil maupun korban jiwa.

Menghadapi potensi bencana di musim kemarau saat ini, Pemprov Jateng menyoroti ancaman kebakaran lahan dan tempat pembuangan sampah. Sumarno mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan melakukan pembakaran di luar rumah.

BACA JUGA  Kecelakaan Maut Truk Vs Motor di Jatisrono Wonogiri, 1 Orang Tewas

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan menjelaskan, pelatihan kali ini diikuti sekitar 150 peserta terpilih dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Materi pelatihan melibatkan instruktur dari Basarnas, dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas pencarian dan pertolongan, seperti Urban Search and Rescue (Urban SAR).

Menanggapi pemetaan risiko kebakaran, Bergas menyebutkan, sebagian besar kejadian didominasi oleh kebakaran lahan pertanian atau perkebunan, yang dipicu kelalaian manusia (human error).

BACA JUGA  Puluhan Ribu Orang Antusias Saksikan Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran

“BPBD tetap harus siap. Begitu terdeteksi titik panas (hotspot) yang berefek pada potensi kebakaran, kita langsung bergerak memadamkan bekerja sama dengan Damkar setempat,” ucap Bergas.

Berdasarkan data BPBD Jateng untuk periode 1 Januari- 30 Agustus 2026, terdapat 615 kejadian kebakaran di Jateng, terdiri dari 282 kejadian kebakaran hutan dan lahan, serta 333 kejadian kebakaran gedung dan pemukiman. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini