Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 3 Mei 2026 19:30 WIB

Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat


					Wagub Jateng: Program Bisarah Penghafal Qur’an Tuai Banyak Manfaat Perbesar

 

PanselaNews.com [KEBUMEN] – Program Tali Asih (bisarah) Penghafal Al Quran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang digulirkan Gubernur Jateng Ahmad Luthfid dan Wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), terbukti menuai banyak manfaat.

Salah satunya dirasakan orang tua santri yang mengaku kaget saat anaknya memiliki uang saku tambahan. Orang tua santri asal Papua tersebut suatu ketika khusus menemui Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, dan mengucapkan banyak terima kasih.

“Saya kaget kok tiba-tiba mengucapkan terima kasih, ada apa.Ternyata anaknya adalah salah satu santri asal Papua yang menerima bisarah penghafal Quran dari Pemprov Jateng,”ucap Wagub Taj Yasin, saat memberikan mauidhah khasanah pada Haul dan Haflah Khotmil Quran di PPTQ  Quantum Qolbu, Petanahan, Kebumen, Minggu, 3 Mei 2026.

BACA JUGA  PSSI Bidik Laurin Ulrich, Gelandang Jerman untuk Timnas Indonesia

Manfaat bisarah penghafal Quran, kata Gus Yasin, ternyata sangat dirasakan oleh penerima. Bukan saja santri yang menerima langsung manfaat tersebut. Namun juga orang tua santri yang menerima bisaroh, karena bisa membantu meringankan  beban.

“Bisaroh ini tidak melihat orang Jateng atau luar Jateng. Setiap selesai menghafal 30 juz, kita akan memberikan tali asih setiap anak sebesar Rp 1.000.000,” ujar Wagub yang juga Ketua LPTQ Jawa Tengah tersebut.

BACA JUGA  Timnas U-17 Indonesia Hadapi Korea Utara di Piala Asia Malam Ini

Dia menambahkan, manfaat Al Quran sangat besar bagi kehidupan umat. Tidak mengherankan apabila banyak santri yang berjuang untuk menjadi penghafal Al Quran.

Gus Yasin menambahkan, dalam catatannya, setiap tahun ada 2.000 santri yang khatam menghafalkan Al Quran di Jawa Tengah. Hal ini dibuktikan dengan anggaran bisarah di Jawa Tengah sebesar Rp 2 miliar lebih yang selalu tersalurkan untuk penghafal Al Quran.

Sementara itu, salah satu penerima bisarah Nisvia Nurlaila menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bisaroh yang diberikan dari Pemprov Jateng. Dia akan memanfaatkan bisaroh tersebut dengan sebaik-baiknya.

BACA JUGA  Nadar Terpenuhi, Reog Gembong Surojoyo Meriahkan Purworejo

“Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat lagi mempelajari Al Quran,” ujarnya.

Nisvia menyelesaikan hafalan 30 juz sekitar tujuh tahun. Sedangkan rekannya, Khairani selesai dalam waktu tiga tahun. Keduanya kini tengah menimba ilmu di MA NU Darussaadah Kebumen. Penerima bisarah kali ini sebanyak lima santri yang telah khatam 30 juz.(*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini