Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 28 Feb 2026 09:05 WIB

157 Tokoh Ormas Se- Jawa Tengah Ikrar Jaga Kondusivitas Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H


					157 Tokoh Ormas Se- Jawa Tengah Ikrar Jaga Kondusivitas Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H Perbesar

 

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Polda Jawa Tengah mengambil langkah preventif dengan merangkul para tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Jawa Tengah dalam kegiatan Pembinaan Ormas dan Deklarasi Damai yang digelar di Hotel Plaza, Jl. Setiabudi, Srondol Kulon, Kota Semarang, Jumat, 27 Februari 2026 sore.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Jateng Siti Rondhijah tersebut dihadiri 157 peserta dari 22 ormas tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan dialogis, menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H.

Dalam sambutannya, Dirbinmas menegaskan bahwa peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan keterlibatan aktif para tokoh masyarakat, khususnya pimpinan ormas.

“Ormas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dan aparat keamanan. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

BACA JUGA  Latpraops Zebra Candi 2025, Satlantas Polres Wonogiri Siap Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman dan Nyaman

Sebagai bagian dari pembinaan, peserta menerima paparan dari sejumlah narasumber lintas fungsi. Pradhana Agung Nugraha, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah menyampaikan pentingnya sinergi kelembagaan ormas dalam menciptakan harkamtibmas.

Sementara itu, Ditintelkam Polda Jateng yang diwakili Kompol Muhammad Kholid selaku Kabag Analis Ditintelkam Polda Jateng memaparkan analisa, prediksi, serta rekomendasi menghadapi potensi kerawanan dan dinamika kamtibmas selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Tak hanya pendekatan persuasif, Ditreskrimum Polda Jateng diwakili oleh AKBP Endro Wibowo (Kasubdit I Kamneg) juga mengingatkan bahwa Polri tetap akan bertindak tegas terhadap oknum ormas yang melakukan pelanggaran hukum. Pesan ini menjadi penegasan bahwa sinergi berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Dirbinmas mengajak seluruh ormas untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga harmoni, mencegah kesalahpahaman maupun gesekan antar kelompok, serta aktif mengedukasi anggotanya agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban seperti penjualan miras ilegal, pembuatan petasan, perang sarung, hingga balap liar yang kerap marak menjelang sahur.

BACA JUGA  Kapal Nelayan Terbalik di Pantai Watumandi Paranggupito, ABK Asal Trenggalek Masih Dalam Pencarian

Selain itu, para pimpinan ormas juga diimbau untuk berkoordinasi dengan kepolisian apabila menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan massa, sebagai langkah antisipasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai simbol komitmen bersama, seluruh peserta mengikuti pembacaan deklarasi damai yang dipimpin langsung oleh Dirbinmas, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh perwakilan ormas yang hadir.

Adapun isi tersebut sebagai berikut :

DEKLARASI DAMAI ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS BULAN RAMADHAN / IDUL FITRI 1447 HIJRIAH / 2026 MASEHI

Pada hari Jum’at, tanggal dua puluh tujuh Februari tahun dua ribu dua puluh enam, kami perwakilan elemen masyarakat Provinsi Jawa Tengah terdiri dari organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan berkomitmen dan berikrar :

BACA JUGA  Pepabri Siap Jadi Pilar Pengembangan Jawa Tengah di Era Kepemimpinan Ahmad Luthfi

1. Bersama Polri menolak dengan tegas segala aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;
2. Mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif;
3. Siap melaporkan segala bentuk ancaman, gangguan, tindakan, aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;
4. Siap mendukung program-program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat;
5. Siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan dan jaga amanah di wilayah Jawa Tengah.

Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen moral sekaligus tanggung jawab sosial seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Jawa Tengah tetap aman dan damai.

Menanggapi kegiatan ini, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Artanto menyampaikan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan para pimpin

Penulis

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini