Sejumlah Polisi di Wonogiri diganjar penghargaan karena berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol
PanselaNews.com [WONOGIRI] – Banyak anggota Polri yang mendapat penghargaan karena dedikasinya di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Kapolres Wonogiri AKBP Jarot Sungkowo mengatakan, total ada 23 penghargaan yang diberikan oleh Polres Wonogiri. Para penerimanya yakni 22 anggota Polri dan 1 masyarakat.
“Totalnya ada 23. Penerima adalah 22 anggota Polri, kemudian 1 masyarakat,” kata AKBP Jarot Sungkowo, Kamis 15 Mei 2025.
Pemberian penghargaan personil dan masyarakat berprestasi tersebut digelar pada upacara penutupan rangkaian kegiatan pelatihan peningkatan Fungsi Teknis (FT) Samapta Tahun Anggaran 2025 pada Kamis pagi, 15 Mei 2025 bertempat di Watu Tumpuk, Dusun Kembang, Desa Sendang, Kec/Kab. Wonogiri.
Upacara yang dipimpin oleh Kapolres Wonogiri, AKBP Jarot Sungkowo, tersebut juga dihadiri oleh Waka Polres Kompol Parwanto, serta jajaran pejabat utama Polres Wonogiri. Turut hadir Kepala Desa Sendang, perwakilan Bhayangkari, anggota Polres Wonogiri, dan masyarakat setempat.
AKBP Jarot dalam amanatnya menyampaikan apresiasi tinggi kepada 22 anggota Polri dan 1 warga masyarakat atas dedikasi dan kinerja luar biasa mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Wonogiri.
Penghargaan diberikan atas keberhasilan pengungkapan sejumlah kasus menonjol, termasuk kasus pembunuhan berencana yang terjadi di Dusun Brubuh pada Februari lalu, serta pengungkapan kasus curanmor dalam waktu kurang dari 24 jam.
Warga masyarakat atas nama Novansa Hengky Anggara juga menerima penghargaan karena membantu proses pengungkapan kasus dengan memberikan informasi penting kepada pihak kepolisian.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada personel Sat Intelkam Polres Wonogiri atas keberhasilannya meredam potensi konflik antar perguruan silat di wilayah tersebut, sebuah upaya penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Wonogiri juga secara resmi menutup pelatihan peningkatan FT Samapta yang telah berlangsung selama dua hari sejak 14 Mei 2025.
Pelatihan ini diikuti oleh 19 personel Polri dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik, kesiapsiagaan, serta keterampilan teknis anggota Samapta dalam menjalankan tugas di lapangan.
Upacara ditutup dengan penyematan baret dan tradisi penyiraman bunga kepada para peserta pelatihan, yang melambangkan semangat baru dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolres menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kinerja dan pengabdian terbaik dari insan Bhayangkara serta masyarakat yang peduli terhadap keamanan lingkungan.
“Setiap kebaikan, kerja keras, dan pengorbanan tidak akan pernah sia-sia,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan di Kabupaten Wonogiri.
Editor: Sarno Kenes









