Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Jan 2026 08:17 WIB

90 UMKM Indonesia Ramaikan Pameran Produk Unggulan Desa di Boyolali


					90 UMKM Indonesia Ramaikan Pameran Produk Unggulan Desa di Boyolali Perbesar

 

 

PanselaNews.com [BOYOLALI] — Produk unggulan desa dari berbagai daerah di Indonesia, meramaikan gelaran Pameran Produk Unggulan Desa memperingati Hari Desa Nasional 2026, di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Rabu, 14 Januari 2026.

Produk unggulan yang dikelola sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari berbagai desa itu mulai dari olahan pangan lokal, seperti abon pepaya, aneka olahan sapi, hingga kopi luwak Liberica yang dikenal langka.

Sekretaris Tim Penggerak PKK Boyolali, Mindaryati mengatakan, puncak peringatan Hari Desa Nasional di Boyolali, menjadi momentum untuk mendorong desa-desa semakin berkembang dan inovatif, sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM.

“Kami berharap, melalui puncak peringatan Hari Desa ini memberikan motivasi untuk desa-desa berkembang secara optimal, lebih inovatif lagi,” ujarnya.

BACA JUGA  Sinergitas TNI-Polri, Pangdam IV Diponegoro Pimpin Karya Bakti di Wonogiri

Mindaryati mengatakan, pameran tersebut menjadi ruang promosi produk UMKM. Sejumlah produk lokal Boyolali yang ditampilkan, juga memanfaatkan potensi bahan baku yang selama ini melimpah, namun belum dimaksimalkan. Salah satunya abon pepaya.

Selain itu, Boyolali juga menampilkan berbagai produk olahan sapi yang menjadi ciri khas daerah, seperti abon manis, abon pedas, dendeng, hingga olahan paru.

Tak hanya produk Boyolali, pameran juga diikuti pelaku UMKM dari luar Jawa Tengah.

Kepala Desa Prangat Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Fitriyati mengatakan, dalam pameran tersebut dia membawa produk kopi luwak dari desanya.

“Kopi kita ini kopi langka di Indonesia, cuma ada tiga titik, di Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur di Desa Prangat Baru. Jenisnya Liberica,” kata Fitriyati.

Fitriyati menyebut kopi Liberica dari desanya memiliki cita rasa khas, dan diminati hingga mancanegara. Dia mengatakan, desanya pernah dikunjungi pembeli dari berbagai negara, seperti Jepang, Cina, Italia, Spanyol, hingga Malaysia.

BACA JUGA  Ops Zebra Semeru 2025, Polres Trenggalek Gelar Ramp Chek dan Tes Urine Awak Bus

“Alhamdulillah peminatnya banyak sampai dari mancanegara, karena memang langka dan rasanya yang unik,” ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin menilai, pameran produk unggulan desa dalam rangka Hari Desa Nasional 2026, menjadi momentum penting untuk memperkuat perputaran ekonomi daerah, khususnya Boyolali dan wilayah sekitarnya.

“Saya yakin pertumbuhan ekonomi ini akan mengungkit daerah Kabupaten Boyolali dan sekitarnya,” ujar Taj Yasin.

Dia menambahkan, keterlibatan pelaku UMKM dan Bumdes dari berbagai daerah dalam pameran tersebut, menjadi kesempatan untuk memperluas promosi produk desa ke berbagai daerah.

Sementara itu, Dirjen Pembangunan Ekonomi dan Investasi Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Tabrani menyampaikan, pameran produk unggulan desa di Boyolali diikuti lebih dari 90 pelaku usaha dari berbagai provinsi, termasuk perwakilan Bumdes dan UMKM lokal.

BACA JUGA  Pertahankan Zero Attack, Densus 88 Polri Amankan 51 Tersangka Terorisme Sepanjang Tahun 2025

“Hari ini lebih dari 90 pelaku usaha, baik yang datang dari provinsi yang ada di Indonesia, perwakilan Bumdes, serta banyak menampilkan UKM-UKM lokal Boyolali dan Jawa Tengah,” ucapnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri Susanto menegaskan, pameran itu menjadi salah satu cara konkret, dalam mendorong ekonomi desa.

“Dengan pameran produk unggulan desa ini, kita ingin memastikan desa bukan lagi pemain pinggiran, tapi desa menjadi pemain utama ekonomi di Indonesia,” ujarnya. (*)

Sumber: Humas Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Wonogiri Perkuat Sinergitas Penyidik Polri dan PPNS Dalam Rakor Korwas 2026

2 Juni 2026 - 06:37 WIB

Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur Saat Perayaan Waisak

1 Juni 2026 - 21:24 WIB

Polres Wonogiri Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Terhadap Nilai-nilai Kebangsaan

1 Juni 2026 - 17:59 WIB

Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

1 Juni 2026 - 16:46 WIB

Kapolres Trenggalek Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

1 Juni 2026 - 11:53 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pegawai di Lingkup Sekda Trenggalek Gelar Upacara

1 Juni 2026 - 10:22 WIB

Trending di Berita Terkini