Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 29 Mei 2025 21:19 WIB

Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Internasional: Magnet Baru Investasi dan Wisata Jateng


					Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau terminal keberangkatan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, pada Senin, 28 April 2025, bersama stakeholder terkait. (Foto: Zulkarnain)

Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau terminal keberangkatan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, pada Senin, 28 April 2025, bersama stakeholder terkait. (Foto: Zulkarnain)

Ahmad Luthfi: Penerbangan Global Perkuat Jawa Tengah di Kancah Dunia

Panselanews.com [SEMARANG] – Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang resmi kembali berstatus internasional mulai 25 April 2025, berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan No. 26/2025. Capaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam 100 hari kerja Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, yang telah memprioritaskan pengembalian status bandara sejak kampanye Pilkada 2024. Status ini diharapkan memperkuat ekonomi dan pariwisata Jawa Tengah melalui akses langsung ke destinasi global.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa status internasional Bandara Ahmad Yani akan menjadi penggerak utama perekonomian. “Penerbangan internasional akan memberikan marwah Jateng di dunia usaha, pariwisata, dan investasi, sekaligus mengenalkan potensi Jawa Tengah ke dunia,” ujar Luthfi saat meninjau terminal keberangkatan internasional di Bandara Ahmad Yani, Senin (28/4/2025). Ia memastikan fasilitas, termasuk layanan bea cukai, imigrasi, dan karantina (CIQ), dalam kondisi prima, dengan persiapan rute ke Singapura dan Malaysia bersama maskapai seperti AirAsia, Scoot, dan Malindo.

Warga dan pelaku usaha menyambut antusias keputusan ini. Eba, warga Spanyol yang memiliki bisnis di Jepara, mengaku senang karena penerbangan langsung ke Semarang akan memangkas waktu perjalanan yang sebelumnya harus transit di Jakarta. “Saya bisa lima kali bolak-balik ke Jepara dalam setahun. Ini mempermudah bisnis kami,” kata Eba, Senin (28/4/2025). Warga Semarang, Putri, juga menyatakan manfaatnya untuk umrah dan perjalanan internasional lainnya, menghilangkan kebutuhan transit ke Jakarta atau Surabaya.

Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro, menilai status ini akan menarik investor langsung ke Semarang sebagai pintu gerbang ekonomi Jateng. “Sektor kuliner, hotel, dan transportasi siap menyambut. Investor bisa datang langsung, meningkatkan investasi,” ujarnya. Sementara itu, Ketua GIPI Jateng, Kukrit Suryowicaksono, menambahkan bahwa agenda wisata, seperti event olahraga dan kuliner, telah disiapkan untuk menarik wisatawan mancanegara. “Kami akan bersinergi dengan Pemprov Jateng untuk membuat Jateng ramai,” katanya.

Pemprov Jateng telah mengirimkan tiga surat ke Kementerian Perhubungan, dengan surat terakhir pada 8 April 2025, untuk mengembalikan status yang sempat dicabut melalui SK Menhub No. 31/2024 pada April 2024. Koordinasi dengan AirNav dan PT Angkasa Pura I memastikan kesiapan infrastruktur, yang telah melayani kargo internasional sejak November 2024. Luthfi juga merencanakan pengembangan bandara perintis di Karimunjawa dan Blora untuk mendukung pariwisata, dengan penerbangan perdana ke kedua destinasi pada 2 Mei 2025.(*)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini