PanselaNews.com, Jakarta – Banjir bandang menerjang kawasan Cisarua, Puncak, Bogor, pada Minggu malam, 2 Maret 2025, menyisakan kerusakan parah dan kepanikan warga. Kampung Pansiunan, RW 01, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, menjadi titik terparah akibat luapan sungai yang dipicu hujan deras sejak siang hari. Banyak rumah warga rusak, sepeda motor tenggelam, dan jembatan penghubung putus, memutus akses utama masyarakat setempat.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengonfirmasi adanya satu warga hilang bernama Asep (50) dari Citeko, Cisarua. “Tim sedang melakukan pencarian,” ujar Desiana dalam pernyataan resminya pada Minggu malam, 2 Maret 2025. Laporan ini diterima dari keluarga korban yang kehilangan kontak setelah banjir melanda. Arus deras juga menyebabkan beberapa warga terjebak di dalam rumah, memerlukan evakuasi segera.
Seorang warga yang panik terekam dalam video meminta pertolongan cepat. “Banyak rumah yang sudah rusak, motor juga tenggelam, kami butuh bantuan segera. Kami khawatir ada warga yang terjebak,” katanya dengan nada cemas. Video tersebut viral di media sosial, menambah perhatian publik terhadap bencana yang melumpuhkan kawasan wisata populer ini.
Baca juga: Update Banjir Songgorunggi Nguter Pagi Ini: Air Surut, Kendaraan Nekat Terjang Genangan
Camat Cisarua, Heri Risnandar, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang membuat debit sungai meluap. “Mungkin karena curah hujan tinggi, debitnya besar. Dari tadi hujan enggak berhenti-berhenti,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa tanggul yang sebelumnya diperbaiki ternyata tak cukup kuat menahan aliran air. Jalan Raya Puncak pun tergenang, menyulitkan kendaraan yang melintas di jalur utama tersebut.
Saat ini, pihak kecamatan tengah mendata wilayah terdampak, termasuk Desa Tugu Selatan, Citeko, dan Cisarua. “Kami sedang pastikan di Citeko ada, di Cisarua ada, di Tugu Selatan, kita lagi cek nih,” kata Heri. Tim SAR dan aparat setempat terus bekerja untuk mengevakuasi warga serta mencari korban hilang, sementara warga berharap bantuan cepat tiba untuk memulihkan kondisi pasca-banjir bandang ini.
Sumber: RRI









