Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 2 Apr 2025 09:12 WIB

Banjir Ganggu Lebaran di Pasuruan, Ratusan Rumah Terendam di Hari Kedua Idulfitri


					Salah seorang warga tengah menerjang banjir yang memasuki pemukimannya, Selasa (1/4/2025) sore. Ia bahkan mengabadikan momen tersebut. (Foto : BPBD Kabupaten Pasuruan) Perbesar

Salah seorang warga tengah menerjang banjir yang memasuki pemukimannya, Selasa (1/4/2025) sore. Ia bahkan mengabadikan momen tersebut. (Foto : BPBD Kabupaten Pasuruan)

PanselaNews.com, Pasuruan – Banjir kembali menerjang Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Selasa, 1 April 2025, bertepatan dengan hari kedua Hari Raya Idulfitri. Dikutip dari laman RRI, genangan mengendam Dusun Gambiran dan Dusun Karangtanjung di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, serta Dusun Kebrukan di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati. Kepala Pelaksana BPBD Pasuruan, Sugeng Hariyadi, melaporkan air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 15.00 WIB dengan ketinggian hingga 50 sentimeter, merusak momen Lebaran warga setempat.

BACA JUGA  Pemkab Trenggalek Terima PAD 1,25 Miliyar dari Investasi PT Concentric Industries Indonesia

Sugeng menjelaskan, banjir dipicu oleh luapan Sungai Lawean dan Sungai Rejoso akibat hujan deras di wilayah hulu sejak siang hari. “Debit air yang tak tertampung membuat sungai meluap ke rumah warga,” ujarnya. Ratusan rumah terendam, terutama di Dusun Karangtanjung dan Kebrukan, meskipun tidak ada laporan korban jiwa. BPBD terus memantau situasi dan mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi kenaikan air, terutama jika hujan berlanjut.

BACA JUGA  Kekeringan Meluas, PWI Bersama BPBD Trenggalek Salurkan Air Bersih

Salah satu warga Bandaran, Satuhar, mengaku kehilangan nuansa istimewa Lebaran karena banjir yang datang dua hari berturut-turut. “Kemarin banjir surut tengah malam, sore ini datang lagi sekitar pukul 15.30 WIB,” keluhnya. Ketinggian air di dalam rumahnya mencapai 10-20 sentimeter, sementara di luar rumah antara 40-50 sentimeter. Warga kini fokus membersihkan sisa genangan sambil berharap cuaca segera membaik agar banjir tidak bertambah parah.

Baca juga: Siklon 92S di Selatan Jawa Timur: Pusaran Investasi Berdiameter 667 Km

BACA JUGA  5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Berdiri di Jateng, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

Kondisi ini menjadi tantangan berat bagi masyarakat Pasuruan di tengah perayaan Idulfitri 1446 H. Banjir yang terjadi sejak 31 Maret hingga 1 April mengganggu aktivitas warga yang baru saja merayakan hari kemenangan. BPBD dan warga setempat kini bersiaga penuh, berharap tidak ada hujan lanjutan yang dapat memperburuk situasi. Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya pengelolaan sungai dan antisipasi bencana di musim hujan.(*)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Gencarkan Layanan Kesehatan Hewan Keliling Cegah Penyakit Ternak

15 April 2026 - 20:20 WIB

Guru PAI Garda Terdepan Akhlak: Mursyidi Tegaskan Kemuliaan Profesi Guru Tak Lekang oleh Waktu

15 April 2026 - 18:17 WIB

BPBD Jateng Gercep Tangani Banjir Solo Raya, dari Evakuasi Hingga Kebut Pompanisasi

15 April 2026 - 18:02 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Cek Lokasi Banjir Solo Raya, Pastikan Penanganan Segera

15 April 2026 - 16:51 WIB

Persatuan Jurnalis Wonogiri Gelar Maksi dan Halalbihalal, Solidaritas Wartawan Kian Menguat

15 April 2026 - 12:33 WIB

Trending di Berita Terkini