Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 19 Mei 2025 18:10 WIB

Basarnas Jateng Gelar Pelatihan Tanggap Bencana di Wonogiri


					Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sriyanto Saputro, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat untuk penanggulangan bencana alam di Rumah Makan Alami Sayang, Wonogiri, pada Senin (19/5/2025). (Foto: Suwito Amy/ PNN)

Perbesar

Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sriyanto Saputro, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat untuk penanggulangan bencana alam di Rumah Makan Alami Sayang, Wonogiri, pada Senin (19/5/2025). (Foto: Suwito Amy/ PNN)

Sriyanto Saputro Dukung Pemberdayaan Masyarakat Penanggulangan Bencana Alam

Panselanews.com [WONOGIRI] – Basarnas Jawa Tengah menggelar pelatihan dan pemberdayaan masyarakat untuk penanggulangan bencana alam di Rumah Makan Alami Sayang, Wonogiri, pada Senin (19/5/2025). Acara ini dihadiri Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Sriyanto Saputro, serta Kepala Basarnas Jawa Tengah, Budiono.

Basarnas Jateng gelar pelatihan tanggap bencana di Wonogiri, fokus cegah longsor. Sriyanto Saputro dukung program kemanusiaan. (Foto: Suwito Amy/ PNN)

Budiono, dalam sambutan pembukaan, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam untuk meminimalkan bencana. “Masyarakat harus ikut mencegah kerusakan alam yang berpotensi memicu bencana,” ujarnya, Senin (19/5/2025). Sementara itu, Sriyanto Saputro menyatakan pemerintah, di bawah Presiden, mengalokasikan hampir Rp500 triliun untuk program sosial, termasuk mendukung operasional Basarnas. “Untuk kemanusiaan, pemerintah memberikan perhatian besar,” katanya.
Pelatihan ini, yang resmi dibuka pada 19 Mei 2025, diisi dengan penyematan lencana kepada perwakilan peserta. Alfian, salah satu peserta, menyebut tanah longsor sebagai bencana paling rawan di Wonogiri. “Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk kesiapsiagaan masyarakat,” ujarnya. Acara berakhir pada hari yang sama, dengan harapan meningkatkan ketangguhan masyarakat Wonogiri menghadapi bencana alam.
Artikel ini telah dibaca 121 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini