Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Mei 2025 20:05 WIB

BPBD Ponorogo Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor dan Angin Kencang


					Tim BPBD Ponorogo menyerahkan bantuan sembako dan terpal kepada warga terdampak longsor di Desa Wagir Kidul, Pulung, 27 Mei 2025. (Kredit: Humas BPBD Ponorogo)  

Perbesar

Tim BPBD Ponorogo menyerahkan bantuan sembako dan terpal kepada warga terdampak longsor di Desa Wagir Kidul, Pulung, 27 Mei 2025. (Kredit: Humas BPBD Ponorogo)

Penanganan Cepat Atasi Dampak Bencana di Sooko dan Pulung

Panselanews.com [PONOROGO] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo menyalurkan bantuan kepada warga terdampak tanah longsor dan angin kencang di Desa Suru dan Desa Bedoho, Kecamatan Sooko, serta Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, pada Selasa, 27 Mei 2025. Bantuan berupa terpal untuk penanggulangan darurat, sembako, dan makanan siap saji diserahkan oleh Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo untuk meringankan beban warga.

Bencana alam melanda Ponorogo sejak akhir Mei 2025. Pada Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 06.00 WIB, tanah longsor di Dukuh Popongan, Desa Suru, Kecamatan Sooko (Foto: BPBD Ponorogo)

Bencana alam melanda Ponorogo sejak akhir Mei 2025. Pada Sabtu, 24 Mei 2025, pukul 06.00 WIB, tanah longsor di Dukuh Popongan, Desa Suru, Kecamatan Sooko, dipicu hujan ringan hingga sedang sehari sebelumnya. Tebing setinggi 15 meter dan lebar 10 meter longsor, merusak dapur rumah Sunarto. Tidak ada korban jiwa, dan warga tetap bertahan di rumah mereka.

Pada Senin, 26 Mei 2025, angin kencang disertai hujan pada malam sebelumnya merobohkan dapur rumah Sujadi di Dukuh Jetis, Desa Bedoho, Kecamatan Sooko, antara pukul 18.00-23.00 WIB, 22 Mei 2025. Sementara itu, longsor lain terjadi di Dukuh Kerep, Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, pada Jumat, 23 Mei 2025, pukul 18.30 WIB. Tebing setinggi 4 meter dan lebar 3 meter mengancam pondasi rumah Suprapto. Tim gabungan BPBD, warga, dan perangkat desa telah melakukan kaji cepat, dengan rencana kerja bakti pada Minggu, 25 Mei 2025, untuk memperkuat struktur rumah terdampak.

Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyatakan bahwa curah hujan tinggi menjadi pemicu utama bencana ini, konsisten dengan laporan BMKG tentang cuaca ekstrem hingga Juni 2025. “Kami terus berkoordinasi dengan desa dan TNI/Polri untuk mitigasi dan recovery,” ujarnya. Data BPBD mencatat 60 kejadian longsor di Ponorogo sejak Oktober 2024, terutama di wilayah rawan seperti Pulung dan Sooko.(*)

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Bupati Mas Ipin Undang Salah Satu Warganya ke Pendopo 
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sambut Bulan Kemerdekaan, PJW Resmi Meluncurkan Program HALO PJW untuk Wadah Laporan Warga

30 Juli 2026 - 10:57 WIB

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Trending di Berita Terkini