Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 30 Jan 2025 19:17 WIB

Bupati Trenggalek Teken MoU Dengan PT CII, Olah Sampah Jadi Listrik 


					Bupati Trenggalek Teken MoU Dengan PT CII, Olah Sampah Jadi Listrik  Perbesar

Panselanews.com,Trenggalek- Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan PT. Concentric Industries Indonesia tanda tangani MoU kerjasama pengelolaan sampah menjadi  listrik di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (30/1/2025).

Berbatas waktu satu tahun sejak ditandatangani oleh keduanya, PT. Concentric Industries Indonesia diharapkan bisa memenuhi persyaratan administrasi yang dibutuhkan untuk melaju ketahap penandatanganan kerjasama. Tentunya sebelum melakukan penantangan kerjasama pengelolaan sampah, Mas Ipin ingin melihat langsung tekhnologi baru dari Amerika Serikat ini apakah benar-benar bisa mendukung mewujudkan Kabupaten Trenggalek Net Zero Karbon.

Artinya dalam pengolahan sampah menjadi listrik itu nantinya tidak menimbulkan residu efek gas rumah kaca. Pemicu pemanasan global yang bertentangan dengan cita-cita Net Zero Karbon dan benar-benar ramah lingkungan.

“Agenda hari ini kita pertemuan dengan salah satu perusahaan yang membawa tekhnologi dari Amerika untuk pengolahan sampah. Masih tahapan MoU, kita belum tahu dan kita lihat kedepan. Jangka waktu satu tahun ini apakah mereka benar-benar serius untuk membawa Waste Management Solution di sini,” kata Bupati Trenggalek

BACA JUGA  Humas Polri Gelar Donor Darah Serentak, Terkumpul 16.619 Kantong

Tapi dalam jangka waktu itu kita terbuka kepada siapapun mitra. Khususnya kepada yang bisa mewujudkan Visi Net Zero Karbon. Untuk melakukan aktivitas investasi atau kolaborasi untuk pengelolaan sampah, baik Waste atau Water Waste (sampah pasar atau sampah cair) semuanya. Monggo kita masih terbuka.

Satu yang kita tekankan tidak ada residu sampingan yang membahayakan. Termasuk juga nanti akan kita check, apakah nanti ada efek gas rumah kaca sebelum diterapkan suatu tekhnologi. Itu juga bisa turun atau tidak.

Kemudian nanti reproduknya nanti bisa untuk Agriculture. Atau bisa mem-Purifier air menjadi lebih bersih dan sebagainya. Nanti ini kita lihat, sekarang ini kita masih MoU dan belum tahu seserius apa. Kalau tadi prinsipnya dari Seattle sudah datang dan mungkin serius. Tapi nanti mereka kan masih Set Visit dan segala macam.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Minta Seluruh Menteri Pakai Mobil Dinas Maung

“Harapannya kita bisa deal, karena seluruh masyarakat juga membutuhkan persampahan ini,” tandasnya.

Asep Nugraha Presdir PT. Concentric Industries Indonesia saat mendampingi Luke Aaron Burgher Perwakilan PT Concentric Industries AS, mengatakan misinya ke Trenggalek karena sudah punya anak perusahaan di Indonesia dan ingin mengelola sampah di TPA Trenggalek menjadi listrik Waste to Energy.

“Kemudian ada tambahan-tambahan produksi yang kami kerjasamakan dengan Pemda. Jadi bukan hanya listrik yang akan kami hasilkan akan tetapi juga berupa pupuk. Kemudian lagi air bersih 3 juta liter/ hari,” kata Asep.

Terus juga, sambungnya menambahkan, “Aquaponik dan Hidroponik, kemudian juga data center (Wifi). Ini juga nanti bisa kita kerjasamakan dengan Pemda,” imbuhnya.

Menurut Asep kapasitas pembangkit listrik tenaga sampah yang dikerjasamakan dengan Pemkab Trenggalek nantinya bisa berkapasitas 15 Mega Watt dengan 150 ton/ hari sampah. “Kalau sampahnya itu 300 ton maka kita bisa menghasilkan 30 Mega Watt,” tegasnya.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Pantau Ketat MBG, Pastikan Makanan Anak Sekolah Aman dan Segar

Setelah menandatangani MoU dengan Pemkab Trenggalek, PT. Concentric Industries Indonesia akan segera melengkapi segala administrasi yang terutama berkaitan dengan tekhnis seperti DED, Visibilitas Study dan yang lainnya. “Setelah itu siap kita akan melangkah kepada Perjanjian Kerjasama (PKS),” tambah Asep.

Untuk melakukan kegiatannya, PT. Concentric Industries Indonesia membutuhkan lahan kurang lebih 10 hektar untuk sarana produk pembangkit listrik tenaga sampah maupun produk usaha lainnya.

Ditanya target kapan terealisasi, Asep menyampaikan “kalau kami berharap bisa segera mungkin. Untuk MoU ini jangka waktunya 1 tahun. Akan tetapi bila kita sanggup melakukan dalam 3 bulan maka perjanjian kerjasama itu bisa kita lakukan 3 bulan kemudian. Dan setelah melakukan PKS maka kita akan bergerak langsung melakukan persiapan-persiapan project,” tutupnya. (Sar)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini