Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 11 Mar 2025 09:55 WIB

Curah Hujan Ekstrem Meningkat, Wagub Jateng Imbau Waspada Hingga 20 Maret


					Gus Yasin saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) putaran ke-6 di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin (10/3/2025)./ Foto: Syahidan Perbesar

Gus Yasin saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) putaran ke-6 di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin (10/3/2025)./ Foto: Syahidan

Gus Yasin ingatkan masyarakat Jawa Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga 20 Maret.

PanselaNews.com, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan semakin intensif dalam beberapa waktu ke depan. Peringatan ini disampaikan mengingat curah hujan tinggi berpotensi memicu bencana di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin)/ Foto: Syahidan

“Saya dengan BMKG yang akhir-akhir ini mengumumkan bahwa cuaca hujan ini akan lebih intensif, maka saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk waspada,” ujar Gus Yasin saat menghadiri kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) putaran ke-6 di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin (10/3/2025). Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan tinggi diperkirakan akan berlangsung hingga 20 Maret.

BACA JUGA  13 Hari Gelar Ops Zebra Candi 2025, Polda Jateng Catatkan 44 Ribu Kasus Pelanggaran Lalu Lintas

Menanggapi potensi ancaman bencana ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengambil langkah-langkah antisipasi. Koordinasi intensif dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Tujuannya adalah untuk meminimalkan dampak buruk yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem.

BACA JUGA  Polantas Trenggalek Borong Dagangan UMKM, Bagikan Makan Sahur Kepada Warga

Baca juga: Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang Selesai, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Siap Tancap Gas

Selain itu, Gus Yasin juga menekankan pentingnya penanganan dampak bagi masyarakat yang terdampak bencana, termasuk perhitungan kerugian dan langkah pemulihan. Koordinasi dengan Kementerian Pertanian juga telah dilakukan untuk mencari solusi bagi petani yang mengalami gagal panen akibat banjir. “Kami juga sudah koordinasi terkait nanti bagaimana mencari solusi nasib para petani yang mungkin akhir-akhir ini mau panen tapi karena ada banjir menjadi gagal panen. Nah ini juga harus kita pikirkan bersama-sama,” tambahnya. Gus Yasin juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan potensi bahaya dan peringatan dini terkait cuaca ekstrem agar penanganan dapat segera dilakukan.(*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini