Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 22 Jan 2026 16:00 WIB

Dampak Penerbangan Langsung Semarang – Singapura, Investasi Kian Deras


					Dampak Penerbangan Langsung Semarang – Singapura, Investasi Kian Deras Perbesar

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, pembukaan rute penerbangan internasional Semarang–Kuala Lumpur dan Semarang–Singapura, semakin mempermudah mobilitas investor. Terlebih, Singapura tercatat sebagai salah satu negara asal investor terbesar di Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, di kantornya, Kamis, 22 Januari 2026.

Menurutnya, penerbangan internasional di Bandara Jenderal Ahmad Yani membawa keuntungan signifikan, baik bagi sektor pariwisata maupun investasi.

“Kami melihat, begitu rute Semarang–Singapura dibuka dengan maskapai Scoot, banyak pelaku usaha dari Singapura datang ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, yang mayoritas investornya berasal dari Singapura,” ujarnya.

BACA JUGA  Sambut HUT Bhayangkara Ke-78, 22 Tim di Trenggalek Ikuti Turnamen Bola Voli

Sakina menjelaskan, penerbangan langsung memangkas waktu tempuh ke Jawa Tengah karena investor tidak lagi harus transit di Jakarta. Dengan begitu, efisiensi waktu perjalanan menuju KEK Kendal semakin meningkat.

Berdasarkan catatan DPMPTSP Jateng, investor asal Singapura menanamkan modal sebesar Rp11,43 triliun, atau 22,48 persen dari total penanaman modal asing (PMA). Capaian tersebut menempatkan Singapura sebagai negara asal investor terbesar kedua di Jawa Tengah, setelah Hong Kong.

“Untuk penanaman modal di Jateng, investor Singapura lebih banyak masuk ke kawasan industri. KEK Kendal sendiri merupakan konsorsium antara PT Jababeka Tbk dari Indonesia dan Sembcorp Development Ltd, yang berinvestasi pada pembangunan infrastruktur kawasan,” paparnya.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Beri Bonus Fantastis kepada Atlet Sea Games ke-33 Thailand, Peraih Medali Emas Dapat Rp 1 Miliar 

Untuk itu, Pemprov Jateng juga melakukan pendekatan, agar investor yang telah mapan di Jawa Tengah memperluas jangkauan investasinya ke daerah lain. Upaya tersebut tidak hanya menyasar investor Singapura, tetapi juga penanam modal dari negara lain.

“Strateginya, selain mendorong investasi ke kawasan industri, kami juga membangun relasi yang baik dengan investor asing, domestik, maupun lokal. Kami juga melakukan pendampingan, termasuk saat sistem OSS RBA sempat bermasalah. Kami duduk bersama dan memfasilitasi,” imbuhnya.

BACA JUGA  Jateng Percontohan Tata Kelola Kendaraan, Jasa Raharja Dukung

Seperti diketahui, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, menaruh perhatian besar pada penguatan iklim investasi. Dalam berbagai kesempatan, Luthfi menyatakan akan berperan sebagai manajer pemasaran investasi Jawa Tengah.

Salah satu upayanya adalah membuka kembali jalur penerbangan internasional dari Semarang, yang sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 hingga 2024. Pada masa kepemimpinannya, Luthfi menginisiasi pembukaan rute internasional ke Malaysia pada September 2025, dan ke Singapura pada Desember 2025.

Sumber: Diskomdigi Jateng

Penulis

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini