Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 31 Jan 2025 06:38 WIB

Deklarasi Damai Perguruan Pencak Silat di Trenggalek, Kapolres: Jaga Semangat Kebersamaan


					Deklarasi Damai Perguruan Pencak Silat di Trenggalek, Kapolres: Jaga Semangat Kebersamaan Perbesar

PanselaNews.com,Trenggalek – Sejumlah pimpinan perguruan pencak silat di Kabupaten Trenggalek menyatakan siap menjaga keamanan dan kedamaian. Sikap ini dinyatakan dalam acara deklarasi damai yang digelar di Rupatama Mapolres Trenggalek pada Kamis (30/1).

Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta, yang memimpin langsung jalannya kegiatan menegaskan, deklarasi damai ini merupakan salah satu upaya untuk merekatkan kembali silaturahmi sekaligus membangun komitmen bersama demi terciptanya Trenggalek yang aman dan kondusif.

“Sengaja acara hari ini kita gelar dengan lesehan, sebagai pengingat bahwa dalam memelihara Kamtibmas, kita memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dengan peran yang berbeda. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi,” tegasnya.

AKBP Indra mengatakan, fenomena persaingan, perseteruan, gesekan atau bahkan bentrok antar perguruan pencak silat yang terjadi beberapa waktu terakhir menjadi keprihatinan semua pihak. Puncaknya adalah aksi anarkis yang menyebabkan bangunan kantor Polsek Watulimo rusak.

BACA JUGA  Ribuan Umat Ikuti Perarakan Arca Bunda Maria di Giriwoyo Wonogiri

“Apapun alasannya saya yakin kita semua sepakat bahwa perbuatan ini tentunya tidak bisa kita tolelir dan harus diproses hukum secara profesional,” imbuhnya

Perbuatan tersebut tidak hanya mencoreng nama baik organisasi pencak silat secara umum tetapi juga menimbulkan keresahan dan ketakutan ditengah masyarakat serta memunculkan sikap antipati terhadap pencak silat.

Masyarakat tidak memandang dari organisasi atau aliran apa tetapi akan melihat perbuatan dan tingkah laku. Ibarat kata, karena nila setitik rusak susu sebelanga. Sebesar apapun prestasi yang diraih akan hilang dalam sekejap karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Keberadaan pencak silat hendaknya bisa menjadi satu komponen pemersatu, membawa rasa aman dan kesejukan disetiap kehadirannya. Bukan sebaliknya, menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, AKBP Indra mengajak semua civitas pencak silat untuk menjaga marwah perguruan dengan senantiasa berbuat baik dan tidak melanggar hukum. mengamalkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ajaran pencak silat serta saling menghormati, menjaga kerukunan, persatuan dan semangat kebersamaan antar perguruan pencak silat

BACA JUGA  Ahmad Luthfi Dukung Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha Penerangan Jalan Umum

“Dalam waktu dekat kita akan memasuki bulan puasa ramadhan. Saya harap, para ketua perguruan pencak silat turut membantu dan berperan aktif mengendalikan semua anggotanya. Menghindari benturan sekecil apapun dan bersama-sama kepolisian menjaga situasi yang aman dan damai sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan khusyuk,” ucapnya.

Deklarasi itu sendiri memuat beberapa point penting yang menjadi komitmen bersama, diantaranya Senantiasa menjaga kerukunan, persatuan dan semangat kebersamaan kepada sesama maupun antar perguruan pencak silat.

Mematuhi segala peraturan hukum yang berlaku, berperan aktif mencegah aksi yang bersifat destruktif/anarkis dan menolak provokasi atau adu domba dari pihak manapun. Tidak melakukan kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban serta menimbulkan keresahan masyarakat.

BACA JUGA  SPMB SMKN Boarding dan Semi Boarding Provinsi Jateng Dibuka, Daftar Sekarang!

Disamping itu, Ketua organisasi pencak silat disemua jenjang tingkatan, turut bertanggung jawab dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan, berikut implikasi yang ditimbulkan. Mempercayakan dan menyerahkan sepenuhnya setiap penanganan perkara yang melibatkan perguruan pencak silat kepada aparat penegak hukum.

Semua pihak juga diminta untuk bersama-sama mendorong perguruan pencak silat sebagai organisasi budaya dan olahraga yang berorientasi pada prestasi positif serta bersama-sama Kepolisian dan aparat pemerintah, menjaga kondusivitas dan menciptakan suasana yang aman, tertib dan damai.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Bupati Trenggalek Moh Nur Arifin, Dandim 0806/Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto.(*)

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini