Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Apr 2025 16:41 WIB

Dewandaru dan Ngloram Jadi Bandara Perintis, Topang Investasi Jateng


					Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berhasil mengembalikan status internasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang per 25 April 2025, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 26/2025. Status ini menjadikan bandara sebagai pintu gerbang investasi dan pariwisata, khususnya untuk Karimunjawa dan Blora. Pada Minggu (27/4/2025), Luthfi mengecek Bandara Dewandaru (Foto: Zulkarnain) Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berhasil mengembalikan status internasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang per 25 April 2025, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 26/2025. Status ini menjadikan bandara sebagai pintu gerbang investasi dan pariwisata, khususnya untuk Karimunjawa dan Blora. Pada Minggu (27/4/2025), Luthfi mengecek Bandara Dewandaru (Foto: Zulkarnain)

Bandara A Yani Internasional, Dorong Pariwisata Karimunjawa & Blora

PanselaNews.com, Jepara – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, berhasil mengembalikan status internasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang per 25 April 2025, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 26/2025. Status ini menjadikan bandara sebagai pintu gerbang investasi dan pariwisata, khususnya untuk Karimunjawa dan Blora. Pada Minggu (27/4/2025), Luthfi mengecek Bandara Dewandaru, memastikan kesiapan bandara perintis.

Bandara A Yani Semarang kembali internasional, dorong pariwisata Karimunjawa & Blora via bandara perintis Dewandaru & Ngloram. (Foto: Zulkarnain)

Bandara Dewandaru di Karimunjawa dan Ngloram di Blora diaktifkan kembali sebagai bandara perintis untuk mendukung pariwisata dan investasi di utara Jawa Tengah. Luthfi menyoroti agenda Internasional Karimunjawa Skydiving and Adventure (KISA) pada 7-11 Mei 2025, yang akan diikuti 59 negara. Event ini menjadi momen strategis mempromosikan potensi Jawa Tengah ke dunia.

“Status internasional Bandara A Yani mempermudah akses investasi dan pariwisata. Bandara perintis di Karimunjawa dan Blora akan menambah daya dukung,” ujar Luthfi. Ia menegaskan Karimunjawa sebagai destinasi zona hijau yang menarik bagi turis mancanegara dan domestik. Tahun lalu, tercatat 7.000 penerbangan, dan kini diharapkan meningkat signifikan.
Luthfi juga memerintahkan Dinas Perhubungan untuk segera mengatur jadwal penerbangan internasional, termasuk rute dari dan ke berbagai negara. “Banyak negara berminat membuka penerbangan ke Jateng,” katanya. Langkah ini memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai hub pariwisata dan investasi, dengan Karimunjawa sebagai salah satu unggulan global.
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini