Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Politik & Hukum · 22 Apr 2025 16:26 WIB

Direktur JakTV Tian Bahtiar Tersangka Perintangan Penyidikan Kejagung


					Direktur Pemberitaan JAK TV Tian Bahtiar serta dua advokat ditetapkan sebagai tersangka. (Foto: TW/ panselanews) Perbesar

Direktur Pemberitaan JAK TV Tian Bahtiar serta dua advokat ditetapkan sebagai tersangka. (Foto: TW/ panselanews)

Tian Bahtiar, Marcella Santoso, dan Junaedi Saibih Diduga Rintangi Kasus Korupsi

PanselaNews.com, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga tersangka dalam kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) terkait korupsi tata niaga timah dan impor gula. Mereka adalah Tian Bahtiar, Direktur Pemberitaan JakTV, advokat Marcella Santoso, dan dosen sekaligus advokat Junaedi Saibih. Penetapan tersangka diumumkan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Abdul Qohar pada Selasa (22/4/2025) dini hari di Jakarta.

Menurut Kejagung, ketiganya diduga bersekongkol untuk membuat narasi negatif yang menyudutkan Kejagung dalam penanganan kasus korupsi timah di PT Timah Tbk (2015-2022) dan impor gula yang melibatkan tersangka Tom Lembong. Marcella dan Junaedi disebut membayar Tian Bahtiar Rp478,5 juta untuk memproduksi berita dan konten negatif di media sosial, JakTV, serta platform seperti TikTok dan YouTube. Narasi ini bertujuan mengganggu penyidikan, penuntutan, dan persidangan.

Tian Bahtiar diduga menyalahgunakan jabatannya karena tidak ada kontrak resmi antara JakTV dan pihak terkait, dengan uang masuk ke rekening pribadinya. Marcella dan Junaedi juga membiayai demonstrasi, seminar, dan podcast untuk memperkuat narasi negatif. Ketiganya dijerat Pasal 21 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Junaedi dan Tian ditahan di Rutan Salemba selama 20 hari, sementara Marcella tidak ditahan karena sudah menjalani penahanan dalam kasus suap CPO. (dari berbagai sumber) 

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini