Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 15 Mei 2025 15:06 WIB

Erick Thohir-Bahlil Bahas Investasi Pabrik Baterai EV dengan CATL


					Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), perusahaan baterai listrik asal China, pada Rabu (14/5/2025). (Foto: @erickthohir) Perbesar

Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), perusahaan baterai listrik asal China, pada Rabu (14/5/2025). (Foto: @erickthohir)

Kerja Sama CATL-IBC Dorong Indonesia Jadi Pusat EV Asia Tenggara

Panselanews.com [JAKARTA] – Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), perusahaan baterai listrik asal China, pada Rabu (14/5/2025). Pertemuan ini membahas kelanjutan investasi ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) bersama Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk membangun pabrik sel baterai di Indonesia.

Erick Thohir & Bahlil bahas investasi pabrik baterai EV dengan CATL-IBC, dorong Indonesia jadi pusat EV Asia Tenggara. (Foto: @erickthohir)

Hadir dalam diskusi tersebut Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu, COO Danantara Dony Oskaria, direksi BUMN, dan Li Changdong, perwakilan CATL. “Kami menindaklanjuti rencana investasi baterai EV terintegrasi antara CATL dan IBC,” ujar Erick Thohir melalui akun X pribadinya @erickthohir, Kamis (15/5/2025).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat industri kendaraan listrik dan energi terbarukan di Indonesia. Erick menegaskan, proyek ini akan menjadikan Indonesia sebagai pusat global kendaraan listrik di Asia Tenggara. Namun, nilai investasi CATL dilaporkan turun dari Rp19 triliun menjadi Rp6,75 triliun, memicu pertanyaan tentang komitmen proyek.

Bahlil Lahadalia menyatakan pentingnya proyek ini untuk hilirisasi sumber daya mineral Indonesia, khususnya nikel. “Kami ingin memastikan investasi ini berjalan lancar dengan teknologi terbaik dari CATL,” katanya. IBC, yang merupakan konsorsium BUMN seperti Aneka Tambang, Inalum, PLN, dan Pertamina, menjadi mitra strategis dalam proyek ini.

Todotua Pasaribu menambahkan, investasi ini sejalan dengan strategi Danantara untuk mempercepat hilirisasi. “Pabrik baterai akan ciptakan lapangan kerja dan nilai tambah ekonomi,” ujarnya. Meski demikian, penurunan nilai investasi memerlukan klarifikasi lebih lanjut agar kepercayaan investor tetap terjaga.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weda Hendragiri Kembali Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengkab IPSI Wonogiri Periode 2026–2030

17 April 2026 - 17:50 WIB

Aktif dan Adaptif di Era Digital, Bidhumas Polda Jateng Raih Tiga Penghargaan Nasional

17 April 2026 - 14:43 WIB

Batu Tebing Timpa Mobil Fortuner di KM 16 Trenggalek-Ponorogo, Jalur Ditutup

17 April 2026 - 10:30 WIB

Dua Orang Digrebek Polisi, Diduga Produksi Konten Porno di Hotel Tulungagung

16 April 2026 - 19:31 WIB

Kecelakaan Kerja di Giritontro Wonogiri, Satu Warga Meninggal Dunia

16 April 2026 - 16:45 WIB

Wamen Dikdasmen Tinjau Pembelajaran Digital di SD Kanisius Wonogiri, Polisi Pastikan Pengamanan Kondusif

15 April 2026 - 20:40 WIB

Trending di Berita Terkini