Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 8 Jun 2025 10:44 WIB

Festival Balon Udara Notorejo 2025 Edukasi Tradisi Aman di Tulungagung


					Warga dan komunitas Wonosobo menerbangkan balon udara tertambat dengan desain warna-warni di Lapangan Notorejo, Gondang, Tulungagung, pada Festival Balon Udara, Minggu (8/6/2025) (Foto: FB/ KangmasJoyo)

Perbesar

Warga dan komunitas Wonosobo menerbangkan balon udara tertambat dengan desain warna-warni di Lapangan Notorejo, Gondang, Tulungagung, pada Festival Balon Udara, Minggu (8/6/2025) (Foto: FB/ KangmasJoyo)

Komunitas Lokal dan Wonosobo Ramaikan Acara dengan Balon Udara Tertambat

Panselanews.com [TULUNGAGUNG] – Festival Balon Udara digelar meriah di Lapangan Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, pada Minggu (8/6/2025). Acara ini diselenggarakan Polres Tulungagung untuk mengedukasi masyarakat tentang penerbangan balon udara yang aman dan sesuai regulasi, sekaligus melestarikan tradisi budaya. Sebanyak 38 peserta, terdiri dari 18 komunitas warga lokal dan 20 perwakilan dari Wonosobo, Jawa Tengah, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tulungagung, memamerkan kreasi balon udara yang ditambatkan dengan tali pada ketinggian 25-50 meter.

Kapolsek Gondang, AKP Andik Prasetyo, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan mencegah penerbangan balon udara liar yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan, jaringan listrik, atau memicu kebakaran. “Kami ingin tradisi ini tetap lestari, tapi dengan cara yang aman. Balon ditambatkan agar tidak terbang bebas, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No. 40 Tahun 2018,” ujar Andik, Minggu (8/6/2025).

Festival ini merupakan puncak dari rangkaian pelatihan yang digelar Polres Tulungagung pada 11 Mei 2025, bekerja sama dengan seniman balon udara dari Wonosobo yang berpengalaman lebih dari 20 tahun. Peserta pelatihan, termasuk komunitas lokal, diajarkan teknik pembuatan balon udara artistik dan penerbangan aman menggunakan tali pengikat. “Antusiasme warga sangat tinggi. Festival ini juga menjadi ajang kreativitas dan mendukung pariwisata lokal,” tambah Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi.

Acara yang digelar bertepatan dengan Hari Bhayangkara ini menarik ribuan pengunjung, termasuk wisatawan dari luar daerah. Balon udara dengan desain warna-warni, seperti motif budaya lokal dan bentuk tiga dimensi, menghiasi langit Notorejo.

Menurut data AirNav Indonesia, penerbangan balon udara liar di Jawa Tengah dan Jawa Timur kerap mengancam keselamatan penerbangan, dengan 19 kasus temuan balon liar pada 2025, turun dari 50 kasus pada 2024. Festival ini diharapkan terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan, seperti ukuran balon maksimal 4 meter lebar dan 7 meter tinggi, serta penggunaan minimal tiga tali tambatan sepanjang 30 meter.

Editor: Tri Wahyudi

BACA JUGA  Kapolri Pimpin Sertijab Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta Gantikan Irjen Suharyono

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini