Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini ยท 27 Mei 2025 09:11 WIB

Gempa Beruntun Guncang Pacitan: M 5,7 dan M 3,7, Getaran Hingga Wonogiri


					Foto: Ilustrasi Gempa (PNN/ doc.) Perbesar

Foto: Ilustrasi Gempa (PNN/ doc.)

BMKG: Gempa Dangkal di Pacitan Tak Berpotensi Tsunami, Masyarakat Diminta Waspada

Panselanews.com [WONOGIRI] – Wilayah barat daya Pacitan, Jawa Timur, diguncang dua gempa bumi pada Selasa, 27 Mei 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa pertama berkekuatan magnitudo 5,7 terjadi pukul 07:55:05 WIB, berpusat di laut pada koordinat 10,41 Lintang Selatan (LS) dan 110,25 Bujur Timur (BT), sekitar 265 kilometer barat daya Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa kedua berkekuatan magnitudo 3,7 terjadi pukul 08:56:25 WIB, berlokasi di 8,91 LS dan 110,63 BT, sekitar 96 kilometer barat daya Pacitan, juga pada kedalaman 10 kilometer. Kedua gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa M 5,7 guncang Pacitan, Jatim, 27 Mei 2025. Getaran terasa hingga Wonogiri. BMKG: Tidak berpotensi tsunami, waspada gempa susulan. (Foto: @infoBMKG)

Getaran gempa magnitudo 5,7 dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas II-III MMI (Modified Mercalli Intensity), termasuk Pacitan, Wonogiri, Nganjuk, Trenggalek, Bantul, Blitar, Malang, Sukoharjo, dan Gunungkidul. Gempa ini terasa oleh banyak orang, dengan benda-benda ringan bergoyang. Sementara itu, gempa magnitudo 3,7 memiliki intensitas lebih rendah dan terdeteksi di wilayah yang lebih terbatas, termasuk Pacitan dan sekitarnya. BMKG mencatat bahwa data gempa kedua masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan pengolahan data.

Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, gempa-gempa ini dipicu oleh aktivitas sesar naik (thrust fault) di zona subduksi Lempeng Indo-Australia di bawah Lempeng Eurasia. Wilayah Pacitan, yang berada dekat zona Megathrust selatan Jawa dan Sesar Grindulu, memang rawan aktivitas tektonik. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa beruntun ini.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan. Warga diimbau memastikan bangunan tempat tinggal tahan gempa dan menghindari bangunan yang sudah retak. Untuk keselamatan, BMKG menyarankan masyarakat berlindung di bawah meja kokoh saat gempa terjadi atau menjauh dari bangunan tinggi jika berada di luar ruangan. Masyarakat juga diminta tidak mempercayai hoaks dan hanya mengandalkan informasi resmi dari BMKG.

Editor: Tri Wahyudi
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini