Efek Gempa Doublet Terasa Hingga 6 Negara
PanselaNews.com, Mandalay – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7.4 mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025) pukul 14:21 waktu setempat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa terletak pada koordinat 21.7°U dan 95.7°T, dengan kedalaman 57 km, sekitar 55 km barat daya Mandalay. Dr. Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, melalui akun X @DaryonoBMKG menyebutkan bahwa Myanmar diguncang dua gempa besar berturut-turut, M7.6 dan M7.2 (doublet), dengan selisih waktu hanya 11 menit. Gempa dangkal ini berpotensi menyebabkan kerusakan signifikan.

Titik Episentrum Gempa Myanmar/ Foto: Ist
Dampak gempa ini tidak hanya terbatas di Myanmar. Akun X @NawalaKarsa melaporkan getaran kuat dirasakan hingga Bangladesh, India, Laos, Thailand, dan Tiongkok. Di Bangkok, Thailand, gempa ini menyebabkan kepanikan setelah sebuah proyek gedung tinggi runtuh akibat guncangan. Insiden tersebut menambah kekhawatiran akan kerusakan infrastruktur di wilayah yang terdampak, terutama karena sifat gempa doublet yang jarang terjadi dan memiliki daya rusak tinggi.
Baca juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Malang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Dr. Daryono menegaskan bahwa gempa ini terjadi di zona hiposenter dangkal, yang meningkatkan risiko kerusakan berat di permukaan. Meski demikian, tidak ada laporan ancaman tsunami yang dikeluarkan hingga saat ini. Warga di wilayah terdampak diimbau untuk waspada terhadap potensi gempa susulan dan memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk. Informasi ini menjadi perhatian serius bagi otoritas setempat untuk segera melakukan evaluasi dan tanggap darurat.(*)









