Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 12 Jun 2026 07:50 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Terjangkau


					Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Jaga Harga Pangan Tetap Terjangkau Perbesar

 

PanselaNews.com [JAKARTA] — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyiapkan langkah antisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayahnya.

Langkah itu diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan, dan keterjangkauan daya beli masyarakat Jawa Tengah.

“Kita harus mencermati situasi dengan adanya kenaikan harga BBM. Kita harus menyiapkan terkait pergerakan kebutuhan pokok penting masyarakat,” kata Luthfi, di sela kegiatan di Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

BACA JUGA  Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

Menurutnya, komoditas pangan menjadi prioritas yang perlu diantisipasi. Meski hingga saat ini kenaikan harga bapokting di Jateng belum terlihat, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia (BI), BUMD, dan stakeholder lain sudah menyiapkan pantauan di lapangan.

“Pergerakan harga bahan pokok penting belum ada. Tetapi antisipasi sudah kita siapkan, koordinasi dengan BI, BUMD, dan stakeholder lain agar melakukan pantauan di lapangan,” jelasnya.

Stabilitas harga bapokting, kata Luthfi, menjadi kunci pengendalian inflasi. Karena itu, TPID Provinsi Jawa Tengah bersama TPID dan BUMD kabupaten/ kota, digandeng untuk memantau harga, dan menggelar operasi pasar.

BACA JUGA  Sanggahannya Ditolak, Bupati Ponorogo Copot Kepala Dinas Lingkungan Hidup

Luthfi juga mewanti-wanti, agar tidak ada spekulan atau oknum yang memainkan harga di pasar.

“Kalau itu ada kenaikan harga bapokting, maka BUMD kita harus mengambil alih. Bagaimana bahan pokok penting, antara ketersediaan barang dan keterjangkauan harga bisa dinikmati masyarakat, sehingga inflasi bisa kita tekan,” tegasnya.

BACA JUGA  Hari Krida Pertanian 2025: 1.200 Paket Hasil Bumi Dibagikan Gratis di Tulungagung

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan tarif baru BBM nonsubsidi per 10 Juni 2026. Berdasarkan keterangan resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax (RON 92) kini menjadi Rp16.250 per liter, dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara, harga Pertamax Green 95 (RON 95) naik menjadi Rp17.000 per liter dari sebelumnya Rp12.900 per liter. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini