Bantuan 10 Ton Beras dan Pompa Portabel Disalurkan ke Korban Banjir
Panselanews.com [DEMAK] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung banjir rob yang melanda Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, pada Minggu (25/5/2025). Kunjungannya disambut antusias warga yang berkesempatan curhat tentang banjir tahunan yang telah berlangsung sejak Ramadan 2025, dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter di beberapa titik.

Gubernur Ahmad Luthfi tinjau banjir Sayung, salurkan 10 ton beras & pompa. Warga minta normalisasi Kali Dombo! (Foto: Zulkarnain)
Luthfi memeriksa mesin pompa air di Desa Sayung Kidul dan menemukan kendala operasional akibat keterbatasan bahan bakar. Ia langsung memerintahkan penambahan solar dan pompa portabel untuk mengatasi genangan. “Saya tidak ingin berlama-lama. Solusi jangka pendek adalah pompanisasi dan normalisasi sungai,” tegasnya. Pemprov Jateng juga menyalurkan bantuan 10 ton beras, selimut, serta dukungan pendidikan dan kesehatan.
Warga seperti Aji Dwi Santoso dan Syafii menyampaikan keluh kesah mereka. “Banjir sudah enam bulan, sejak puasa. Kami harap Kali Dombo dinormalisasi agar tidak meluap,” ujar Aji. Syafii menambahkan, “Kalau banjir terus, susah. Senang Pak Gubernur datang langsung.” Luthfi berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juwana untuk normalisasi Kali Dombo, yang tersumbat sedimen, dan merencanakan rapat lanjutan pada Senin (26/5/2025).
Banjir rob di Sayung, diperparah El Niño, pasang laut, dan penurunan muka tanah, telah merendam 153 rumah, 18 fasilitas umum, dan 270 hektare lahan pertanian, memengaruhi 11.662 jiwa. Luthfi menegaskan solusi jangka panjang melalui Giant Sea Wall pada 2027, dengan langkah sementara seperti tanggul kampung dan pompa tambahan. “Kami pastikan warga terdampak terlokalisasi dan terbantu,” katanya.(*)










