Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 23 Apr 2025 20:52 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Diancam Dibunuh, Tim Siber Koordinasi Dengan APH


					Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Diancam Dibunuh, Tim Siber Koordinasi Dengan APH Perbesar

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (Foto:Dok.ANTARA) 

PanselaNews.com,Bandung-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengungkapkan tim siber Jabar akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) terkait ancaman pembunuhan pada Gubernur Dedi Mulyadi, sebagai langkah mitigatif.

“Nanti kami akan koordinasi dengan APH, dengan tim cyber kami, untuk memastikan dalam tanda kutip ya ancaman, hambatan, tantangan, gangguan, baik yang online, offline, kita harus antisipasi Kita harus mitigasi,” kata Herman di Bandung, Rabu (23/4).

BACA JUGA  Tangani Banjir Demak dan Grobogan, Pemprov Jateng Kerahkan Satgas dan Evakuasi Cepat

Langkah mitigasi, kata Herman, dilakukan guna memastikan keamanan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat, meski pimpinan provinsi Jawa Barat itu menyampaikan niat baiknya bagi masyarakat Jawa Barat dalam berbagai kesempatan.

Walau diakuinya di manapun dan kapanpun atas berbagai kebijakan termasuk dari pemerintah pasti ada pro dan kontra meskipun niat pemerintah untuk membahagiakan masyarakat dan prakteknya ini kan aktualisasinya melalui berbagai kebijakan.

BACA JUGA  Jadwal Timnas Indonesia Vs Saint Kitts & Nevis di FIFA Series 2026

“Saya kira ini dialektika, ini dinamika, yang paling penting kita harus mitigasi, karena kami juga harus memastikan keamanan Pak Gubernur. Beliau menyampaikan dengan jelas niat baik pemerintah sehingga jangan ragu-ragu karena kepentingan rakyat di atas segalanya,” ucap Herman.

Atas ancaman pembunuhan pada Dedi Mulyadi, Herman mengatakan Pemprov Jawa Barat bersikap untuk menyerahkan persoalan ini pada hukum, karena Indonesia bukanlah negara kekuasaan.

BACA JUGA  TGX PKK Expo 2025 Resmi di Gelar, Novita Hardini: Dorong Pemberdayaan Perempuan Trenggalek

“Negara kita negara hukum bukan kekuasaan, jadi kami kembalikan pada hukum yang berlaku. Tentu di internal kami melakukan konsolidasi untuk memastikan semua baik-baik saja. Segala sesuatu tergantung niat, kalau niatnya baik, jangan ragu,” ujar Herman. (*)

Sumber:ANTARA

Penulis

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini