Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Mei 2025 12:54 WIB

Gubernur Luthfi-Yasin Tinjau Kolam Retensi Semarang, Solusi Atasi Banjir Rob


					Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen meninjau kolam retensi Terboyo, Semarang, bagian dari proyek Tol Semarang-Demak, 27 Mei 2025. (Foto: Zulkarnain)  Perbesar

Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen meninjau kolam retensi Terboyo, Semarang, bagian dari proyek Tol Semarang-Demak, 27 Mei 2025. (Foto: Zulkarnain)

Kolam Retensi Terboyo-Sriwulan dan Giant Sea Wall Siap Lindungi Pantura

Panselanews.com [SEMARANG] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen meninjau proyek pembangunan kolam retensi Terboyo dan Sriwulan di Kota Semarang, Selasa, 27 Mei 2025. Proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang mengatasi banjir rob dan genangan di wilayah Pantura Jawa Tengah, yang kian parah akibat penurunan muka tanah 8-14 cm per tahun dan fenomena La Nina.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen meninjau proyek pembangunan kolam retensi Terboyo dan Sriwulan di Kota Semarang, Selasa, 27 Mei 2025. (Foto: Zulkarnain)

Kolam retensi Terboyo (189 hektare) mampu menampung 6 juta kubik air, sedangkan Sriwulan (28 hektare) menampung 1 juta kubik lebih. Keduanya, yang dipisahkan Kali Babon, dilengkapi rumah pompa untuk mengalirkan air ke laut, mencegah genangan berkepanjangan. Proyek ini terintegrasi dengan pembangunan Tol Semarang-Demak tahap 1 (seksi 1C), yang juga berfungsi sebagai giant sea wall. “Insyaallah Januari 2026 sudah fungsional, minimal mengatasi rob,” ujar Gubernur Luthfi di lokasi.

Progres konstruksi Tol Semarang-Demak menunjukkan seksi 1A (62,98%, selesai Juli 2026), seksi 1B (40,93%, selesai April 2027), dan seksi 1C (25,97%, selesai September 2026). Meski belum operasional sebagai jalan, tanggul laut ini ditargetkan fungsional pada Januari 2026 untuk menahan air laut.

Luthfi menegaskan pendekatan komprehensif melibatkan pemerintah pusat (Ditjen Bina Marga), Pemprov Jateng, dan pemerintah kabupaten/kota hingga tingkat desa. “Kita tidak bisa parsial, harus kerja bersama. Kemarin, kecamatan dan desa sudah kita tarik untuk brainstorming,” katanya. Langkah jangka pendek mencakup normalisasi Sungai Pelayaran di dekat Polytron, yang kerap banjir meski telah ditinggikan pada 2022.

Wakil Gubernur Taj Yasin menambahkan, kebutuhan mendesak warga terdampak, seperti air bersih di Sayung, Demak, akan dipenuhi melalui desalinasi. Pemprov juga menyiapkan rumah apung sebagai solusi jangka pendek. “Kami siapkan desalinasi dan bahas rumah apung untuk masyarakat,” ujar Yasin.

Banjir rob di Pantura Jateng, termasuk Demak dan Semarang, menjadi tantangan besar. Normalisasi sungai, penanaman mangrove, dan edukasi masyarakat menjadi prioritas jangka pendek dan menengah, sembari menunggu penyelesaian tanggul laut dan kolam retensi. Pemprov berkomitmen merangkul masyarakat untuk solusi bersama.(*)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ribuan Lampion Terangi Langit Borobudur Saat Perayaan Waisak

1 Juni 2026 - 21:24 WIB

Polres Wonogiri Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Komitmen Terhadap Nilai-nilai Kebangsaan

1 Juni 2026 - 17:59 WIB

Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Masuk Tahap Lelang

1 Juni 2026 - 16:46 WIB

Kapolres Trenggalek Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Teguhkan Komitmen Kebangsaan

1 Juni 2026 - 11:53 WIB

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pegawai di Lingkup Sekda Trenggalek Gelar Upacara

1 Juni 2026 - 10:22 WIB

Kapolres Trenggalek Hadiri Panen Raya Padi Organik

29 Mei 2026 - 18:24 WIB

Trending di Berita Terkini