CSR Award 2024 Digelar, Fokus Kesejahteraan Masyarakat
PanselaNews.com, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dalam acara CSR Award 2024 dan Rapat Koordinasi Desa Dampingan 2025 di Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Rabu (12/3/2025). “Kita ingin perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD bareng-bareng salurkan CSR demi kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat,” harap Gus Yasin.

Gus Yasin menekankan agar program CSR selaras dengan visi pemerintah pusat dan daerah untuk dampak yang berkelanjutan. Ia menyoroti dua fokus utama: penurunan angka kemiskinan, yang saat ini masih tinggi di Jateng, serta peningkatan kuantitas dan kualitas pendidikan. “Kemiskinan harus benar-benar kita turunkan, pendidikan juga harus ditingkatkan,” tegasnya. Selain itu, CSR diharapkan membuka lapangan kerja dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal, khususnya di 17 daerah prioritas dan desa dampingan di 35 kabupaten/kota.
Ajang CSR Award 2024 memberikan penghargaan kepada 19 perusahaan, dengan pemenang seperti PT Tirta Investama, PT Sido Muncul, dan PT Pertamina Patra Niaga sebagai yang terbaik di kategorinya. Taufik Kurniawan dari Pertamina Jateng-DIY, peraih kategori BUMN, menyampaikan rasa syukur. “Kami terima kasih atas apresiasi dari Pemprov Jateng yang diserahkan Gus Yasin,” katanya. Ia menambahkan, Pertamina telah menjalankan CSR di wilayah seperti Semarang dan Cilacap, fokus pada pengentasan kemiskinan sesuai arahan wagub.
Baca juga: Ahmad Luthfi Prioritaskan Tata Kelola Baik dengan BPK Jateng
Acara ini dihadiri Sekda Jateng Sumarno, pejabat provinsi, perwakilan BUMN, BUMD, swasta, bupati/wali kota, serta akademisi. CSR Award menjadi momentum memperkuat kolaborasi untuk pembangunan inklusif. Gus Yasin berharap perusahaan terus mendengar kebutuhan masyarakat dan bersinergi dengan Pemprov Jateng. Dengan begitu, angka pengangguran dapat ditekan, dan ekonomi daerah semakin maju melalui kontribusi nyata dunia usaha.(*)
