Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Uncategorized · 13 Feb 2026 16:35 WIB

Novita Hardini Kunjungi SMAN 1 Munjungan Trenggalek, Ajak Gen Z Bijak dan Produktif Manfaatkan Gawainya


					Novita Hardini Kunjungi SMAN 1 Munjungan Trenggalek, Ajak Gen Z Bijak dan Produktif Manfaatkan Gawainya Perbesar

 

Foto: Dok. Prokopim TGX

 

PanselaNews.com [TRENGGALEK] – Anggota DPR-RI, Dapil VII Jatim, Novita Hardini, SH., MH., memberikan motivasi dan semangat kepada Gen Z SMAN 1 Munjungan. Kedatangannya untuk mendorong sekolah bisa memberikan ruang tidak hanya pendidikan formal saja, melainkan potensi non formal yang nantinya dapat menjawab tantangan generasi muda di era mendatang.

Bertajuk “Gen Z Berdaya bersama Novita Hardini”, perempuan hebat ini berharap generasi muda mau berani mengembangkan diri. Salah satunya bijak dan produktif memanfaatkan gawainya. Bahkan Founders UPRINTIS Indonesia itu sempat memberikan tantangan kepada mereka untuk bisa membantu UMKM di sekitarnya.

“Jadi mereka itu  kaya ekosistem, satu sisi mereka bisa menggunakan HP mereka tidak hanya sebagai konsumen, tapi saya mendorong mereka untuk menjadi konten kreator yang bisa membantu UMKM yang ada di sekitar mereka,” kata Novita, Kamis (12/2).

Jadi mereka, sambung Master of Eonomic UINSATU itu “bisa daftar di konten-konten kreator sebagai admin konten kreator sebagai afiliete. Atau di sosial-sosial media yanga tidak bisa saya sebut satu persatu yang punya program yang sama. Mereka bisa menjual produk UMKM dan UMKMnya terbantu. Ekonomi lokalnya juga tergerak dan merekapun juga dapat penghasilan meskipun mereka masih duduk di bangku sekolah,” imbuhnya.

BACA JUGA  Sidokkes Polres Wonogiri Gelar Pemeriksaan Gratis di Pasar, 25 Pedagang Antusias Ikuti Program

Saya saja dengan live di salah satu platfom, tidak menggunakan approaching – approaching khusus. Itu saya sesalntai-santai mungkin itu satu minggu bisa 500 ribu. Apalagi kalau anak-anak sekolah dipakai untuk menjual l.-produk UMKM.  Mereka dapat dari aplikasinya, terus barangnya juga terjual masyarakat di sekitarnya ekonominya juga tergerak.  “Jadi saya minta mereka, saya berharap kepda sekolah-dekolah untuk menjadikan anak sekolah kita sebagai agen perubahan yang bisa membantu  pemerintah Kabupaten Trenggalek hari ini,” jelasnya.

Kondisi saat ini angka pengangguran semakin meluas, kesempatan kerja semakin sempit. Jalan keluarnya tentu pemuda bangsa ini harus semakin kreatif, salah satunya dengan menjadi pelaku industri kreatif.

BACA JUGA  Lima Pejabat Utama Baru Polres Tulungagung Siap Bertugas Pasca Sertijab

“Banyak UMKM di sekitar kita, ayo bantu mereka menjual dagangannya dengan mebuat konten melalui media sosial anda. Kemudian jangan lupa aktifkan monetisasi, kalau videonya rame nanti bisa menghasilkan uang,” tandas Novita di SMAN 1 Munjungan.

Menurut perempuan yang juga Ketua Timn Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek itu, dunia kerja yang tidak hanya formal saja. Ada pekerjaan di industri-industri non formal yang juga punya potensi besar, yang mana anak-anak muda hari ini itu bisa masuki.

Contohnya industri kreatif seperti gaming, perfilman maupun animator. Sektor ini punya potensi besar, bahkan di perfilman itu potensinya ada banyak. Mulai dari talentanya, skrip writernya, penulis, bahasa, sastra dan sebagainya. Kemudian juga digital marketingnya, aktor atau aktrisnya.

Diharapkan sekolah punya ekstrakurikuler  yang memang menyiapkan siswa-siswa di tingkat SMA atau SMP untuk bisa berakting. Bisa melalui teater atau ektrakurikuler yang menyiapkan ketrampilan siswa di bidang koding. Ini  bisa menjawab kebutuhan tantangan kedepan nantinya.

BACA JUGA  Sekda Edy Supriyanto Wakili Bupati Dengarkan Pandangan Umum Fraksi DPRD Atas Nota Ranperda LKPJ Bupati APBD 2024 dan RPJMD Kabupaten Trenggalek 2025-2029

Generasi muda disasar karena pada usia ini anak sedang mencari jati diri. Diharapkan bisa melawan rasa malas  kemudian rasa ketakutan, mungkin terhadap masa depan yang masih abu-abu. Mereka diharapkan bisa berkarir sedini mungkin sehingga bisa memupuk pengalaman berharga. Semakin diri itu dipaka banyak untuk bekerja, tidak hanya pengalaman yang dapat, tapi itu juga ketrampilan yang  mengasah otak. Sehingga tidak hanya menerima pembelajaran dalam bangku sekolah saja, tapi melatih di dunia nyata bagaiman detil berpacu dengan peraturan di kantor. Ini dipastikan bisa lebih berpengaruh bagi masa depan mereka.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perbaikan Tanggul Jebol Dikebut, Jalur Semarang-Purwodadi Ditargetkan Pulih Sebelum Lebaran

18 Februari 2026 - 18:24 WIB

Alam Banget, Wonogiri Punya Resto Keren di Tengah Sawah, Cocok Untuk Tempat Berbuka Puasa Bersama Keluarga 

18 Februari 2026 - 18:08 WIB

Sidokkes Polres Wonogiri Gelar Pemeriksaan Gratis di Pasar, 25 Pedagang Antusias Ikuti Program

18 Februari 2026 - 17:53 WIB

Bawa Sabu, Pria Asal Jatisrono Ditangkap Satresnarkoba Polres Wonogiri

18 Februari 2026 - 13:02 WIB

Jembatan Kali Sambi Selesai Direnovasi, Wujud Sinergi Pemkab dan Polres Wonogiri Buka Akses Alternatif Jawa Tengah – Jawa Timur

18 Februari 2026 - 11:36 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026  Jatuh pada Kamis 19 Februari

18 Februari 2026 - 09:11 WIB

Trending di Uncategorized