Pemprov Jateng Terbuka untuk Pemeriksaan BPK 2024
PanselaNews.com, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik menjadi salah satu prioritasnya. Untuk itu, ia meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus memberikan masukan positif. Hal ini disampaikan saat acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala BPK Perwakilan Jateng di Kantor BPK Jateng, Rabu (12/3/2025). “Hari ini pemeriksaan BPK RI Tahun Anggaran 2024 sudah dilakukan. Kami siap menjadi objek untuk pemerintahan yang baik,” ujar Ahmad Luthfi dalam sambutannya.

Gubernur Ahmad Luthfi prioritaskan tata kelola baik, terbuka untuk pemeriksaan BPK TA 2024 di Jateng./ Foto: Zulkarnain
Dalam sertijab tersebut, Ahmad Luthfi H Rahmatullah resmi menggantikan Karyadi sebagai Kepala BPK Perwakilan Jateng. Karyadi kini menjabat Direktur Pemeriksaan V A di Direktorat Jenderal PKN V BPK, sementara Luthfi Rahmatullah sebelumnya memimpin BPK Perwakilan Papua Barat. Gubernur sempat bercanda di podium, “Selamat pada Pak… Waduh jenenge podo,” merujuk pada kesamaan nama mereka. Acara ini dihadiri Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi, Ketua DPRD Jateng Sumanto, serta jajaran Forkopimda.
Ahmad Luthfi berharap sinergi antara Pemprov Jateng dan BPK semakin kuat untuk mendukung pengelolaan keuangan yang transparan dan efektif. Bobby Adhityo Rizaldi dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran kepala daerah dan Forkopimda yang kompak. “Jateng harapannya terus lebih baik. Hasil pemeriksaan BPK bisa berdampak pada kebijakan yang efisien,” katanya. Ia juga meminta Luthfi Rahmatullah menjaga integritas dan mempererat kerja sama dengan pemangku kepentingan.
Baca juga: Sekolah Rakyat Gratis Dibangun di Jateng Tahun 2025
Pemeriksaan BPK TA 2024 menjadi langkah konkret untuk memastikan akuntabilitas keuangan daerah. Gubernur menegaskan keterbukaan Pemprov Jateng sebagai objek pemeriksaan demi meningkatkan kualitas tata kelola. Acara ini juga dihadiri lima bupati/wali kota se-Jateng serta pimpinan instansi vertikal. Dengan kepemimpinan baru di BPK Jateng, diharapkan fungsi pemeriksaan keuangan negara semakin terpercaya dan mendukung pembangunan daerah.(*)









