Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 17 Mei 2025 12:44 WIB

Gus Yasin: Gedung Pemprov Jateng Jadi Rumah Rakyat untuk Publik


					Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri Halal Bihalal dan Hari Lahir ke-79 Muslimat NU Kota Semarang di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (17/5/2025).  (Foto: Syahidan)



Perbesar

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menghadiri Halal Bihalal dan Hari Lahir ke-79 Muslimat NU Kota Semarang di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (17/5/2025). (Foto: Syahidan)

Akses Terbuka untuk Kegiatan Keagamaan dan Sosial

Panselanews.com [SEMARANG] – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmen Pemprov Jateng menjadikan gedung pemerintahan sebagai “Rumah Rakyat” yang terbuka untuk kegiatan publik. Hal ini disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal dan Hari Lahir ke-79 Muslimat NU Kota Semarang di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu (17/5/2025).

Gus Yasin buka gedung Pemprov Jateng untuk publik, dukung kegiatan keagamaan & Kecamatan Berdaya. Rumah Rakyat digagas Ahmad Luthfi. (Foto: Syahidan)

“Siapa saja bisa gunakan gedung ini, seperti Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU,” ujar Gus Yasin dalam sambutannya. Ia menyebut gedung lain seperti Wisma Perdamaian juga tersedia, sejalan dengan kebijakan Gubernur Ahmad Luthfi yang membuka Kantor Gubernur sebagai ruang aspirasi publik sejak awal Mei 2025.

Yasin menjelaskan, Pemprov Jateng telah menjalin kerja sama dengan organisasi keagamaan seperti PWNU, Muslimat NU, Fatayat, Aisyiyah, hingga ormas non-Muslim. “Semua organisasi keagamaan kita rangkul bersama,” katanya. Kolaborasi ini memperkuat keterlibatan masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas publik.

Kebijakan ini juga mendukung program Kecamatan Berdaya, yang mengintegrasikan Rumah Perlindungan untuk kelompok rentan dengan layanan paralegal dan ruang ekspresi generasi muda. “Keterbukaan ini ciptakan ruang inklusif bagi semua,” tambah Yasin, menekankan visi pemerintahan yang dekat dengan rakyat.

Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang, Muslimatin Djatmiko, mengapresiasi langkah ini. “Terima kasih Gus Yasin yang berikan ruang untuk harlah kami, tanda cinta kepada Muslimat,” ujarnya. Acara ini dihadiri Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin, Ketua PC NU Anasom, serta perwakilan NU dan Muhammadiyah.

Inisiatif Rumah Rakyat ini diharapkan mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat, sekaligus memaksimalkan fungsi gedung pemerintahan sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Jateng untuk pemerintahan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.(*)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Jatisrono, Perkuat Sinergi dan Kewaspadaan Hadapi Potensi Bencana

26 Juli 2026 - 06:45 WIB

Trending di Berita Terkini