Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 6 Feb 2026 15:36 WIB

H+5 Operasi Keselamatan Candi 2026, Polda Jateng Catat 15.028 Pelanggara


					H+5 Operasi Keselamatan Candi 2026, Polda Jateng Catat 15.028 Pelanggara Perbesar

Foto: Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto.

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Memasuki hari Operasi Keselamatan Candi 2026, Polda Jawa Tengah merilis data hasil evaluasi penindakan dan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan data dari Posko Operasi per Jumat (6/2/2026) pagi, tercatat sebanyak 15.028 pelanggaran telah ditindak oleh jajaran kepolisian di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa dari belasan ribu pelanggaran tersebut, kepolisian tetap mengedepankan mekanisme ETLE (statis maupun mobile/handheld) dalam melakukan penilangan.

“Tercatat sebanyak 6.819 perkara diselesaikan melalui mekanisme tilang ETLE, sementara 8.209 perkara lainnya diberikan tindakan berupa teguran simpatik,” jelas Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Jumat pagi.

BACA JUGA  Bupati Trenggalek bersama 38 Kepada Daerah di Jatim Tandatangani Nota Kesepakatan dengan BPS RI

Data menunjukkan bahwa pelanggaran masih didominasi oleh pengendara roda dua (R2) sebanyak 6.196 kasus, dengan jenis pelanggaran terbanyak adalah penggunaan helm non-SNI (3.270 kasus). Sementara untuk roda empat (R4), pelanggaran sabuk keselamatan (safety belt) masih menjadi temuan utama petugas di lapangan.

Kombes Pol Artanto juga menyoroti profil pelanggar yang mayoritas masih berada di rentang usia produktif, yakni 16 hingga 30 tahun, dengan total mencapai 4.540 orang.

Terkait kejadian kecelakaan lalu lintas, hingga hari kelima tercatat ada 169 kasus. Faktor utama penyebab kecelakaan mayoritas akibat kelalaian pengendara saat mendahului, tidak menjaga jarak, serta faktor kelelahan atau mengantuk.

BACA JUGA  Kapolres Trenggalek Potong Tumpeng Rayakan Ultah Bagi 59 Anggotanya

“Meski jumlahnya mengalami peningkatan 22 persen dibanding periode masa yang sama pada masa operasi tahun lalu, kami bersyukur tingkat fatalitas, jumlah korban dan kerugian materiil akibat kecelakaan tahun ini dapat ditekan hingga 50 persen,” tambahnya.

Sebagai komitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan menekan fatalitas korban akibat kecelakaan lalu lintas, Polda Jateng berkomitmen untuk terus menggencarkan kegiatan preemtif dan preventif hingga operasi berakhir pada 15 Februari mendatang..

“Berbagai Satgas Operasi secara serentak diterjunkan untuk melakukan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) ke berbagai sektor. Sesuai tema hari ini, personel kami juga bergerak ke sekolah-sekolah dan pondok pesantren (Polisi Sahabat Santri) untuk menanamkan kesadaran sejak dini. Selain itu, kami juga menyasar komunitas otomotif, perusahaan otobus, hingga melakukan ramp check bersama stakeholder terkait,” imbuhnya.

BACA JUGA  Safari Dakwah Ustadz Zacky Mirza di Baturetno, Ajak Jamaah untuk Selalu Bersyukur dan Bersabar Hadapi  Ujian Hidup

Meski demikian, penindakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan humanis, terutama terhadap pelanggaran kasat mata yang berpotensi mengakibatkan fatalitas kecelakaan, seperti penggunaan knalpot brong dan melawan arus.

“Harapan kami, masyarakat menjadikan kepatuhan berlalu lintas dan keselamatan berkendara sebagai kebiasaan hidup, bukan karena takut ditilang petugas. Mari kita bersama-sama menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif di Jawa Tengah,” pungkasnya.

Editor: Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tamu se-Nusantara Dibikin Ketagihan Kuliner Jawa Tengah

12 September 2026 - 15:11 WIB

Menag RI Puji Kesiapan Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional

12 September 2026 - 14:47 WIB

Gara-gara Cemburu, Suami di Tulungagung Bakar Mobil Tetangga

12 September 2026 - 07:45 WIB

MTQ Nasional di Jateng Jadi Momen Pulang ke “Rumah Kedua” Gubernur Kaltara

12 September 2026 - 06:57 WIB

Menag Nasaruddin Umar: Jadikan Al-Qur’an sebagai “Living Qur’an”

11 September 2026 - 20:07 WIB

Olahraga Pagi Sambil Cek Kesehatan Gratis, Biddokkes Polda Jateng Layani 150 Warga di Lapangan Sidodadi

11 September 2026 - 11:11 WIB

Trending di Berita Terkini