Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 28 Apr 2026 11:16 WIB

Hadapi Dinamika Kamtibmas, Polda Jateng Latih Personel Melalui Simulasi Sispamkota


					Hadapi Dinamika Kamtibmas, Polda Jateng Latih Personel Melalui Simulasi Sispamkota Perbesar

 

PanselaNews.com [SEMARANG] – Suasana di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah mendadak riuh pada Senin (27/4/2026) pagi saat sekelompok massa mendatangi lokasi tersebut membawa spanduk dan menyampaikan teriakan aspirasi serta tuntutan mereka. Di tengah situasi yang mulai memanas, barisan Polwan negosiator maju ke depan.

Dengan bahasa yang tenang dan penuh empati, para srikandi Polri ini mencoba menjembatani aspirasi massa, mengurai ketegangan yang perlahan muncul di barisan depan. Namun saat situasi mulai memanas dan provokasi tak terhindarkan, koordinasi taktis antar unit kepolisian mulai terapkan.

Menghadapi peningkatan eskalasi tersebut, Dalmas Awal Polrestabes Semarang masuk memperkuat barisan dengan formasi tali dalmas yang solid. Tak berselang lama, tekanan massa yang semakin besar menuntut kehadiran Dalmas Lanjut Ditsamapta Polda Jateng yang dilengkapi dengan tameng dan perlengkapan perlindungan diri.

Namun, dinamika berubah ketika sebagian massa mulai terdorong emosi, memicu aksi dorong dorongan dan mengabaikan imbauan petugas. Ketegangan mencapai puncaknya ketika massa mulai bertindak anarkis dengan melakukan pembakaran dan pelemparan.

BACA JUGA  Jadi Pilot Project Pengintegrasian Data, Ahmad Luthfi Bangun Kerja Sama dengan BPS 

Dalam hitungan detik, Tim Raimas Ditsamapta bergerak lincah melakukan pengurai massa, disusul dengan kehadiran Kompi PHH Satbrimob Polda Jateng yang mengambil alih kendali dengan tindakan tegas dan terukur. Sinergi ini memastikan titik api dipadamkan dan aktor provokator berhasil diamankan secara profesional. Seluruh pergerakan aparat kepolisian dilakukan secara terpadu, tanpa tindakan berlebihan, serta mengedepankan prinsip profesionalitas demi keselamatan semua pihak.

Namun, rangkaian peristiwa tersebut bukanlah kejadian nyata. Situasi itu merupakan bagian dari simulasi pelayanan penyampaian aspirasi masyarakat yang digelar oleh Polda Jawa Tengah sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai dinamika aksi unjuk rasa.

Kegiatan simulasi dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026 pukul 09.00 WIB di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, 35 Kapolres jajaran se-Jawa Tengah, serta sejumlah perwakilan instansi terkait.

Melalui simulasi ini, Polda Jateng menegaskan komitmennya dalam mengedepankan pendekatan humanis melalui peran Polwan negosiator sebagai garda terdepan komunikasi, sekaligus memastikan kesiapan penanganan taktis yang cepat, tepat, dan profesional oleh satuan Dalmas, Raimas, hingga Brimob dalam setiap tahapan eskalasi.

BACA JUGA  Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Kedungringin Wonogiri Ludes Terbakar

Wakapolda Jateng menegaskan bahwa simulasi ini adalah bentuk komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan bagi setiap warga negara yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum.

“Pelatihan ini memastikan bahwa setiap anggota paham kapan harus bersikap humanis dan kapan harus bertindak tegas secara profesional. Kehadiran seluruh Kapolres di sini bertujuan agar standar pelayanan pengamanan ini seragam di seluruh Jawa Tengah,” ungkap Wakapolda dihadapan peserta yang mengikuti simulasi usai kegiatan.

Wakapolda Jawa Tengah juga menekankan bahwa kehadiran para Kapolres jajaran dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya penyamaan persepsi dan standar pengamanan di lapangan. Menurutnya, seluruh tahapan penanganan yang diperagakan dalam simulasi, mulai dari pendekatan humanis hingga tindakan tegas secara terukur, harus dipahami dan mampu diterapkan secara konsisten oleh seluruh personel di wilayah masing-masing.

BACA JUGA  21 Warga Tertimbun Longsor di Cilacap, Polri Kerahkan 155 Personel, 4 Anjing Pelacak, dan Perkuat Operasi

“Kehadiran para Kapolres di sini bukan sekadar menyaksikan, tetapi untuk memastikan bahwa setiap tahapan dan profesionalisme yang ditampilkan dalam simulasi ini dapat diterapkan oleh seluruh anggota di lapangan. Dengan demikian, pola pengamanan aksi unjuk rasa di seluruh wilayah Jawa Tengah memiliki standar yang sama, humanis, namun tetap tegas dan terukur,” tegas Wakapolda.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa pada prinsipnya adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Dengan latihan yang terstruktur dan realistis ini, diharapkan seluruh personel semakin siap dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat, sehingga hak demokrasi tetap terjaga tanpa mengesampingkan stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Polri hadir untuk memastikan setiap warga negara dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman dan tertib. Melalui latihan ini, kami ingin memastikan seluruh personel mampu bertindak profesional, humanis, dan terukur sesuai dengan situasi yang dihadapi di lapangan,” pungkasnya. (*)

Penulis

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bocah SD Boyolali Ini Bikin Bangga Jateng, Raih Pengakuan NASA Dapat Laptop dari Ahmad Luthfi

29 Juli 2026 - 20:28 WIB

Tongkat Komando Polres Wonogiri Resmi Berganti, AKBP Haris Munandar Resmi Pimpin Polres Wonogiri

29 Juli 2026 - 18:51 WIB

Polda Jateng Gelar Sertijab Terhadap 6 PJU dan 16 Jabatan Kapolres Jajaran

29 Juli 2026 - 16:36 WIB

Kombes Pol Yuliyanto Resmi Menjabat Kabid Humas Polda Jateng, Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Insan Pers

29 Juli 2026 - 15:21 WIB

Mencuri di Kamar Kost, Pria Ini Diringkus Warga Sebelum Diserahkan ke Polisi

29 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

Trending di Berita Terkini