Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Feb 2025 11:49 WIB

Indonesia Luncurkan Bank Emas Pertama, Tonggak Baru Pengelolaan Sumber Daya Emas Nasional


					Indonesia resmi meluncurkan Bank Emas pertama pada 26 Februari 2025 (Foto: @erickthohir) Perbesar

Indonesia resmi meluncurkan Bank Emas pertama pada 26 Februari 2025 (Foto: @erickthohir)

PanselaNews.com, Jakarta – Indonesia resmi meluncurkan Bank Emas pertama pada 26 Februari 2025, sebuah langkah bersejarah dalam pengelolaan sumber daya emas nasional. Bank Emas, atau bullion bank, ini dikelola oleh PT Pegadaian dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) setelah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Inisiatif yang dipelopori pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk mengoptimalkan cadangan emas dalam negeri, mencegah aliran emas hasil tambang ke luar negeri, dan meningkatkan nilai tambah ekonomi.

Bank Emas menawarkan berbagai layanan, mulai dari penitipan emas, perdagangan emas (beli dan jual), pembiayaan berbasis emas, hingga kemudahan investasi emas baik dalam bentuk fisik maupun digital. Bagi masyarakat, ini berarti akses yang lebih mudah dan aman untuk berinvestasi emas dengan harga terjangkau, bahkan bisa dicicil, sesuai dengan prinsip syariah yang diusung BSI. Sementara itu, Pegadaian membawa pengalaman panjangnya dalam pengelolaan logam mulia untuk memperkuat ekosistem ini.

BACA JUGA  Semarak HUT ke-80 RI, Instansi Pemerintah hingga Kelompok Masyarakat Ikuti Pawai Budaya di Trenggalek

Dari sisi ekonomi nasional, kehadiran Bank Emas diharapkan memberikan dampak signifikan. Pemerintah menargetkan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga Rp245 triliun, penciptaan lapangan kerja sekitar 1,8 juta, serta penguatan cadangan devisa dengan mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri. Selain itu, pengelolaan emas dari hulu ke hilir di dalam negeri juga dianggap sebagai bagian dari strategi hilirisasi sumber daya alam.

BACA JUGA  Polda Jateng bersama Korsahli Kapolri gelar sosialisasi pemahaman media sosial

Indonesia sendiri memiliki potensi besar sebagai salah satu penghasil emas terbesar dunia—peringkat ke-8 global dengan produksi tahunan sekitar 110 ton (berdasarkan data 2023 dari US Geological Survey). Namun, selama ini banyak emas diekspor tanpa pengolahan maksimal di dalam negeri. Bank Emas hadir untuk mengatasi hal tersebut, sekaligus menawarkan alternatif investasi yang inklusif bagi masyarakat.

Konsep ini bukan hal baru di dunia. Negara seperti Turki dan Malaysia sudah lebih dulu menerapkan bullion bank dengan sukses, memadukan penyimpanan emas fisik, investasi digital, dan sistem keuangan syariah. Di Indonesia, langkah ini juga didukung oleh rencana OJK untuk menyusun Peta Jalan Kegiatan Usaha Bullion yang ditargetkan rampung pada Agustus 2025, guna memastikan pengelolaan yang transparan dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Sekda Trenggalek Beri Jawaban Pandangan Umum Fraksi DPRD Terkait Ranperda Perubahan Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah

Baca juga: Pemerintah Bentuk Bank Emas untuk Optimalisasi Kekayaan Nasional, Targetkan Tambah PDB Rp245 Triliun!

Menurut Erick Thohir, Menteri BUMN, “Bank Emas berpotensi meningkatkan PDB Indonesia sebesar Rp245 triliun, serta menciptakan sekitar 800 ribu lapangan kerja. BUMN melalui Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia menjadi pelopor Bank Emas di Indonesia.”

Dengan kehadirannya, Bank Emas Indonesia bukan sekadar tempat menyimpan emas, tapi juga tonggak baru untuk memperkuat ekonomi nasional sambil memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini