Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini ยท 6 Mei 2025 11:24 WIB

Jateng Jadi Provinsi Mandiri Pangan & Energi dengan Padi Biosalin & Pentasol


					Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung program BRIN untuk menjadikan Jateng provinsi mandiri pangan dan energi di Kantor Gubernur, Senin, 5 Mei 2025. (Foto: Zulkarnain) Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung program BRIN untuk menjadikan Jateng provinsi mandiri pangan dan energi di Kantor Gubernur, Senin, 5 Mei 2025. (Foto: Zulkarnain)

Gubernur Luthfi Dukung BRIN Atasi Lahan Marjinal dan Sampah Plastik

Panselanews.com [SEMARANG] – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendukung program BRIN untuk menjadikan Jateng provinsi mandiri pangan dan energi. Program ini melibatkan inovasi Padi Biosalin untuk lahan pesisir marjinal dan Pentasol, bahan bakar alternatif dari sampah plastik. Luthfi menyampaikan hal ini saat audiensi dengan BRIN di Kantor Gubernur, Senin, 5 Mei 2025.

Padi Biosalin memungkinkan penanaman padi di lahan payau, meningkatkan produksi beras di wilayah seperti Brebes, Cilacap, dan Jepara. Sementara itu, Pentasol dihasilkan dari sampah plastik untuk bahan bakar mesin pertanian dan perahu nelayan. Luthfi memerintahkan OPD terkait terlibat langsung tanpa hambatan perizinan.

Anggota Dewan Pengarah BRIN, Tri Mumpuni, menekankan pentingnya dukungan Pemprov Jateng dalam regulasi dan koordinasi. BRIN menargetkan Jateng sebagai percontohan dengan implementasi riset di lapangan, didukung payung hukum lokal seperti Perwali Semarang Nomor 7 Tahun 2025 untuk Pentasol.

Peneliti BRIN, Tri Martini Patria, menyebut Padi Biosalin berpotensi menghasilkan 6,9 hingga 10 ton gabah kering per hektar di lahan marjinal seluas 15 ribu hektar, dengan 500 hektar sudah dieksplorasi. Pentasol, diuji di Semarang, menghasilkan 85-90% bahan bakar dari 1 kg sampah plastik, setara dexlite.

Program ini tidak hanya meningkatkan ketahanan pangan dan energi, tetapi juga mengatasi sampah plastik dan mendukung ekonomi petani serta nelayan. Dengan harga riset Rp6.000-9.000 per liter, Pentasol menawarkan solusi lingkungan sekaligus peluang ekonomi untuk masyarakat Jateng.

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Evakuasi Jasad Pria Gantung Diri di Baturetno

6 Juni 2026 - 06:42 WIB

Hasil FIFA Matchday: Timnas Indonesia Vs Oman, Skuad Garuda Menang Telak 3-0

6 Juni 2026 - 01:48 WIB

Perangkat Desa se-Kecamatan Selogiri Ngluruk ke Kantor Pemkab Wonogiri, Desak Evaluasi Kinerja Camat Fredy Sasono

5 Juni 2026 - 19:59 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Sekda Trenggalek Pimpin Kerja Bakti di Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

5 Juni 2026 - 11:07 WIB

Kuasa Hukum Keluarga Rusdi Warga Asal Wonogiri Klarifikasi Tuduhan Dugaan Penggelapan, dan Gugat Kakak Kandungnya di PN Sidoarjo

4 Juni 2026 - 18:32 WIB

Konferensi pers kuasa hukum kasus Rusdi Wijisaksono di Manyaran Wonogiri.
Trending di Berita Terkini