Panselanews.com,Trenggalek – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Trenggalek, bersama Tim Gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP, Dishub, Polres, Panwaslu Kecamatan, PKD melaksanakan pembersihan serentak Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang diĀ masa tenang Pemilu 2024.
Acara diawali dengan apel bersama di halaman kantor Bawaslu Kabupaten Trenggalek yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Trenggalek, Rusman Nuryadin, Senin (12/2/2024).
Dalam apel tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu bahwa ada tiga tim yang bergerak melakukan pembersihan APK.
“Ada tiga tim yang akan melakukan pembersihan APK di wilayah Kabupaten Trenggalek, hari ini yaitu tim yang bergerak untuk melaksanakan pembersihan di sepanjang jalur Kecamatan Kota, Kecamatan Tugu dan Kecamatan Durenan,” terang Rusman.
Berdasarkan pantauan di lapangan tepat pukul 08.30 WIB. Tim Gabungan bergerak untuk melakukan penyisiran terhadap seluruh APK yang masih terpasang sesuai dengan titik yang telah ditentukan.
Menurut Rusman, bahwa pembersihan APK H-2 sebelum pemungutan suara ini adalah dalam rangka untuk memastikan di wilayah Kabupaten Trenggalek sudah harus bersih dari pemasangan APK karena masa kampanye telah selesai.
“Pembersihan APK hari ini adalah sebagai upaya Bawaslu untuk memastikan bahwa APK sudah tidak boleh terpasang lagi di wilayah Kabupaten Trenggalek karena masa kampanye telah selesai dan sudah masuk tahapan masa tenang,” tegas Rusman.
Lebih lanjut Rusman berharap kepada semua peserta pemilu dimasa tenang ini dengan tidak menodai kesucian demokrasi dengan melakukan money politik dan melakukan kegiatan yang mengarah pada penggalangan massa yang dikemas dalam bentuk silaturrahmi serta kegiatan mobilisasi massa sebagai bentuk kampanye terselubung, sehingga pemilu damai, jujur dan adil di Kabupaten Trenggalek bisa terwujud.
“Saya sangat berharap kepada semua peserta pemilu untuk tidak melakukan money politik dan kampanye terselubung yang dikemas dalam bentuk silaturrahmi serta mobilisasi massa sehingga kesucian demokrasi bisa terjaga yang akhirnya Pemilu di Kabupaten Trenggalek berlangsung jujur, adil dan damai,” Tutup Rusman. (Sar).









