Jumat, 6 November 2026
Breaking
Berita Terkini

Karhutla di Ponorogo Tembus 341,85 Hektare Hingga September, Slahung Paling Luas

10 Oktober 2026 · panselanews

Petugas saat memadamkan Karhutla di Ponorogo.  (Foto: BPBD)

 

PanselaNews.com [PONOROGO] – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ponorogo hingga akhir September 2026 mencapai 341,85 hektare. Kebakaran tersebut tersebar di 56 desa yang berada di 17 kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan kondisi kemarau yang lebih ekstrem tahun ini diduga menjadi salah satu faktor meningkatnya kejadian kebakaran. Luas lahan yang terbakar mencakup kawasan hutan maupun hutan rakyat.

“Ponorogo sudah mengalami lebih dari 60 hari tanpa hujan. Kondisi ini memicu sejumlah bencana, salah satunya kebakaran hutan dan lahan,” ungkap Masun.

Berdasarkan data BPBD Ponorogo, Kecamatan Slahung menjadi wilayah dengan luasan kebakaran terbesar, yakni mencapai 81,3 hektare. Berikutnya Kecamatan Bungkal seluas 64,5 hektare, Kecamatan Sambit 42,5 hektare, Kecamatan Jenangan 35,5 hektare, dan Kecamatan Kauman 30 hektare.

Masun menjelaskan, selain faktor cuaca, kondisi vegetasi yang mengering turut meningkatkan risiko terjadinya karhutla. Semak-semak dan serasah atau tumpukan daun kering menjadi material yang mudah terbakar, terutama ketika suhu udara tinggi disertai angin.

“Vegetasi yang mengering, seperti semak-semak dan tumpukan daun kering, sangat rentan terbakar. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terlebih Ponorogo diperkirakan belum memasuki musim hujan pada Oktober ini,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap sumber api, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta bersama-sama menjaga lingkungan untuk mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar. (*)

Sumber: Gema Surya FM