Rp2 Triliun untuk Kesejahteraan Guru
PanselaNews.com, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) memastikan Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah cair sebelum Lebaran 2025. Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amin Suyitno, mengatakan proses dimulai dengan pembuatan Surat Perintah Membayar (SPM) pada 17 Maret, menargetkan dana masuk rekening guru pada 18-24 Maret. “Kami siapkan Rp2 triliun untuk cair sebelum Lebaran,” ujar Suyitno di Jakarta, Jumat (14/3/2025), menjalankan arahan Presiden Prabowo dan Menag Nasaruddin Umar.
TPG diberikan sesuai status guru. Guru madrasah PNS mendapat satu kali gaji pokok berdasarkan pangkat, sedangkan non-ASN non-inpassing Rp1,5 juta, dengan rencana kenaikan Rp500 ribu usai payung hukum terbit. “Ini apresiasi untuk kesejahteraan dan kualitas pendidikan madrasah,” kata Suyitno. Direktur GTK Madrasah Thobib Al-Asyhar menambahkan, penerima harus bersertifikat pendidik, mengajar 24 jam seminggu, dan punya nilai PKG minimal baik.
Baca juga: Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1446 H: Puasa Dimulai 1 Maret 2025
Proses pencairan didukung anggaran di Kantor Wilayah Kemenag dan diatur dalam Keputusan Dirjen Pendis Nomor 720 Tahun 2025. Thobib mengimbau guru memeriksa data kepegawaian dan rekening di sistem EMIS GTK untuk kelancaran. “Kami monitor ketat agar tepat waktu dan transparan,” tegasnya. Guru diminta melapor ke kantor Kemenag setempat jika ada kendala, memastikan dana sampai tanpa hambatan teknis sebelum Idulfitri 1446H.
Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah meningkatkan profesionalisme guru madrasah. Dengan dana Rp2 triliun, Kemenag ingin dorong kualitas pendidikan sekaligus beri kepastian finansial jelang Lebaran. Pencairan langsung ke rekening juga jadi langkah efisiensi, mendukung visi Prabowo untuk layanan publik yang lebih baik. Ini diharapkan jadi kado Lebaran bagi ribuan guru madrasah di Indonesia.(*)









