Menu

Mode Gelap
Breaking News: Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, AKBP B Disanksi PTDH BREAKING NEWS! Telah Dibuka Penerimaan Bintara Brimob Polri TA 2026, Ini Syaratnya BREAKING NEWS: KPK Resmi Tahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Hearing Soal Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup Puluhan Massa MPKB Tolak Tambang Ilegal, Dewan Blitar Setuju Ditutup

Berita Terkini · 27 Feb 2025 13:57 WIB

Konjen Australia Kunjungi BPBD Trenggalek, Puji Kesiapan Penanganan Bencana


					Konjen Australia Kunjungi BPBD Trenggalek, Puji Kesiapan Penanganan Bencana Perbesar

Konjen Australia Glen Askew didampingi Kalaksa BPBD Trenggalek, Triadi Admono,  (Foto: ist) 

PanselaNews.com,Trenggalek- Konsulat Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew,  kunjungi kantor BPBD Kabupaten Trenggalek, Kamis (27/2/2025).

Dalam kunjungannya, Glen Askew disambut langsung oleh Kalaksa BPBD Trenggalek, Triadi Admono. Ia memuji upaya kesiapan penanganan bencana yang dimiliki BPBD Trenggalek.

Kunjungan ke kantor kepolisian maupun BPBD menjadi agenda rutin Konsulat Jendral Australia yang berkedudukan di Surabaya itu.

Menurutnya, ini dilakukan dalam rangka upaya koordinasi maupun menjalin komunikasi kepada stakeholder tersebut.

“Kunjungan kesini luar biasa sekali. Ini kota yang sangat sangat indah dari Jawa. Mungkin pemandangannya bagus, hijau, damai, enak semua. Dan banyak persiapan dari BPBD di sini dan itu menyenangkan juga,” ungkap Glen Askew, di Kantor BPBD Trenggalek, Kamis (27/2/2025).

Masih menurut Konjen Australia itu, “melanjutkan kegiatan yang sudah ada di sini dan bagus semua. Hubungan kepada masyarakat bagus, ini menurut saya yang paling penting. Ada informasi dan edukasi kepada masyarakat itu penting,” imbuhnya.

BACA JUGA  Polres Pacitan Didemo HMI: Kecam Oknum Polisi Perkosa Tahanan

Glen Askew senang dengan inovasi-inovasi yang dilakukan BPBD. Konjen Australia itu juga menyempatkan menanam pohon sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah Kabupaten Trenggalek mewujudkan misi Net Zero Karbon.

Glen Askew juga meninjau beberapa kelengkapan alat yang dimiliki BPBD mulai dari monitor canggih yang di miliki Pusdalops BPBD Trenggalek.

Menerima kunjungan Konjen Australia itu, Triadi Admono menuturkan “jadi beliau itu melaksanakan silaturahmi, hubungan kerja di wilayah khususnya Jawa Timur dan Road show beliau di beberapa kantor BPBD di Jatim,” ucapnya.

Khususnya di Trenggalek, lanjut Kalaksa BPBD ini “pengen tahu sejauh mana keterkaitan  penyikapan kalau terjadi bencana dan sebagainya. Karena tidak menutup kemungkinan Waga Australia juga berlibur di Trenggalek,” lanjutnya.

Upaya penanganan bencana sendiri, di kita ini ada mitigasi. Kemudian ini berkat Pentahelix, kami di backup dari teman teman TNI-POLRI yang luar biasa di wilayah 14 kecamatan yang all out. Termasuk peran masyarakat khususnya yang terlatih, TRC, potensi dan semua pelaku usaha dan teman-teman jurnalis tentunya, ketika menginformasikan hal-hal yang demikian.

BACA JUGA  Bos Djarum Meninggal, Ahmad Luthfi : Kita Kehilangan Tokoh Nasional

Menjalin hubungan baik dan pelibatan Pentahelix, tentunya BPBD tidak ingin bila ada kejadian bencana pemerintah datang hanya sebagai penonton saja. Keterlibatan TNI-POLRI, masyarakat, relawan di wilayah maupun unsur lainnya diharapkan bisa mejadi Pioneer penangan bencana itu sendiri.

Memupuk hal ini BPBD tidak kenal lelah melakukan edukasi secara rutin kebencanaan di sekolah sekolah setiap kegiatan Makaryo Ning Desa. Terus membunyikan secara rutin setiap tanggal 26 alarm EWS yang terpasang di sepanjang bibir pantai di Trenggalek. Selain mengontrol alarm ini masih berfungsi atau tidak, menurut Triadi ini juga sebagai alat untuk deteksi dini.

Lebih lanjut mantan Kabag Protokol dan Rumah Tangga Setda itu mengatakan “karena yang namanya kejadian bencana dengan rumusan 20 – 20 – 20. 20 detik kejadian, 20 detik  kita harus siap mengungsi dengan ketinggian 20 meter. Karena Tsunami, potensi Megathrust itu sangat mungkin terjadi. Sehingga kita tetap harus waspada,” jelasnya.

Salah satu hal yang dipuji oleh Konjen Australia dalam kunjungannya ke Trenggalek adalah adanya layanan Catboard Si Bentar yang dikelola BPBD. Aplikasi chatting melalui platform  Whatshap ini menurut Konjen itu sangat penting. Mempermudah masyarakat mengetahui dan melaporkan kebencanaan dengan cepat. Karena didalamnya ada fitur fitur penting  yang bisa diakses oleh masyarakat  seperti informasi cuaca hingga nomor nomor penting yang bisa dihubungi bila terjadi sesuatu. Seperti nomor pemadam kebakaran, layanan ambulan 119 dan nomor penting lainnya.

BACA JUGA  Warga Desa Sugihan Bulukerto Wonogiri Minta Keadilan Diwujudkan

Menerangkan platform ini, Triadi menjelaskan Sibentar (Siaga Bencana Trenggalek) adalah aplikasi BPBD yang setiap tahunnya untuk mempermudah masyarakat melaporkan terkait kebencanaan. Masyarakat bisa mengetahui bencana yang terjadi. Masyarakat bisa mengetahui tata cara memohon bantuan dan sebagainya.

“Jadi di situ ada beberapa fitur yang tentunya ini juga dukungan dari teman Kominfo untuk aplikasi ini. Apalagi ada SPBE ini, supaya masyarakat tidak mengalami kendala ketika terjadi suatu bencana dan tata cara meminta bantuan. Termasuk Pusdalops 1×24 jam,” tutupnya. (Sar)

Editor:  Sarno Kenes

Penulis

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pemenang Logo Hari Jadi ke-81 Jateng, Padukan Batik Parang dan Ukir Lung-lungan

28 Juli 2026 - 19:46 WIB

AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya Resmi Jabat Kapolres Trenggalek

28 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wabup Syah Buka Mutiara Under Water Festival and Concervation ke-4

28 Juli 2026 - 15:47 WIB

Cegah Karhutla Sejak Dini, Polda Jateng Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Segera Laporkan Titik Api

26 Juli 2026 - 19:58 WIB

Respons Cepat Laporan Titik Api, Polisi Pastikan Tidak Ada Kebakaran Aktif di Perhutani Gemawang Ngadirojo

26 Juli 2026 - 19:43 WIB

Wajah Baru Pelayanan Publik, SPKT Polda Jateng Hadirkan Kenyamanan, Humanis, dan Bebas Pungli

26 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trending di Berita Terkini