PanselaNews.com,Jakarta – Plt. Deputi V Kepala Staf Kepresidenan (KSP) bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menggelar pertemuan strategis di Gedung Grand Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (13/2). Dalam acara yang dibuka Kepala BP Taskin, Budiman Sujatmiko, kedua pihak menyepakati program kerja induk berfokus pada percepatan pengentasan kemiskinan melalui pendekatan from poverty to prosperity through productivity.
“Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat,” tegas Budiman. Kolaborasi KSP dan BP Taskin akan mencakup integrasi kebijakan, penguatan data kemiskinan, serta peningkatan produktivitas ekonomi berbasis komunitas.
Selain itu, Wakil Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, menerima audiensi Bappeda Provinsi Kalimantan Tengah di Gedung Bina Graha, Jumat (14/2). Pertemuan ini membahas Blueprint Provinsi Kalimantan Tengah Menuju Indonesia Emas 2045, yang menekankan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, peningkatan kualitas SDM, dan pemerataan infrastruktur.
Wakil Kepala Staf Kepresidenan, M. Qodari, menerima audiensi Bappeda Provinsi Kalimantan Tengah di Gedung Bina Graha, Jumat (14/2)/ Foto: @KSPgoid
“Kalteng memiliki peran krusial dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Kami akan memastikan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat target ini,” ujar Qodari. Blueprint tersebut mencakup strategi pengentasan kemiskinan ekstrem, penguatan sektor agrikultur berbasis teknologi, serta pemberdayaan UMKM melalui akses pendanaan dan pasar.
Baca juga: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Lantik Enam Staf Khusus, Deddy Corbuzier Masuk Jajaran
Kedua pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengakselerasi pencapaian target pembangunan berkelanjutan (SDGs) sekaligus menjawab tantangan kemiskinan dengan solusi berbasis produktivitas.
Sumber: @KSPgoid









