Dua Pelajar SMP Alami Luka Bakar Akibat Ledakan Petasan di Jalan Irawan
Panselanews.com [PONOROGO] – Dua pelajar SMP berinisial YD dan DM, keduanya berusia 14 tahun, masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Harjono, Ponorogo, menyusul insiden ledakan petasan rakitan di Jalan Irawan, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo Kota, pada Rabu tengah malam, 28 Mei 2025. Ledakan tersebut mengakibatkan luka bakar serius pada kedua korban dan tiga pelajar lainnya, serta merusak bagian rumah warga.
Menurut Humas RSUD dr. Harjono, Sugianto, YD mengalami luka bakar sebesar 19 persen pada kelopak mata kanan, tangan kiri, dan kaki kiri, sementara DM menderita luka bakar 9 persen di area kelamin. “Kedua pasien dalam kondisi stabil dan sadar saat tiba di rumah sakit. Kami telah menyiapkan ruang operasi untuk perawatan luka, dan pada Kamis, 29 Mei 2025, keduanya menjalani pemeriksaan laboratorium serta radiologi,” jelas Sugianto.
Insiden ini terjadi saat lima pelajar SMP kelas 1 sedang merakit petasan di halaman rumah milik warga bernama Ismi. Suara ledakan yang keras terdengar hingga radius lebih dari 500 meter, menyebabkan kepanikan warga sekitar. Selain melukai kelima remaja, ledakan juga merusak kaca jendela dan pintu rumah.
Kepolisian Resor Ponorogo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi. Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudy Hidajanto, menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti ledakan dan asal bahan petasan. “Kami temukan delapan mercon aktif di TKP. Penyelidikan sedang berlangsung untuk mengetahui apakah bahan petasan dibeli atau diracik sendiri,” ujarnya.
Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden ledakan petasan di Ponorogo, yang kerap terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak membuat atau menggunakan petasan demi mencegah kejadian serupa.(*)
Editor: Tri Wahyudi









